Operasi Patuh Otanaha 2025
BREAKING NEWS: Hari Ini Operasi Polisi Besar-besaran di Gorontalo, Jangan Melanggar!
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Gorontalo resmi menggelar Operasi Patuh Otanaha 2025 mulai Senin (14/7/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gubernur-Gorontalo-Gusnar-Ismail-_-oPERASI-OTANAHA.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Gorontalo resmi menggelar Operasi Patuh Otanaha 2025 mulai Senin (14/7/2025).
Operasi kepolisian bersandi kewilayahan ini akan berlangsung selama 14 hari, hingga 27 Juli mendatang.
Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah hukum Gorontalo, melibatkan ratusan personel dari Polda Gorontalo dan Polres di enam kabupaten/kota.
Direktur Lalu Lintas Polda Gorontalo, Kombes Pol Lukman Cahyono, menegaskan bahwa Operasi Patuh Otanaha bertujuan menekan angka pelanggaran lalu lintas, mengurangi potensi kecelakaan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib di jalan.
“Di lapangan, personel akan patroli, penjagaan, pengaturan lalu lintas di titik rawan, sampai penegakan hukum dengan tilang manual dan elektronik (ETLE),” ujar Lukman kepada TribunGorontalo.com, Kamis (10/7/2025).
Sebanyak 80 personel dari Satgas Polda Gorontalo diterjunkan, ditambah personel di masing-masing Polres.
Total, lebih dari 280 personel gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP terlibat.
Apel Gelar Pasukan Dipimpin Gubernur
Apel gelar pasukan Operasi Patuh Otanaha 2025 dipimpin langsung Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Halaman Mapolda Gorontalo, Senin pagi.
Hadir mendampingi Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, Kapolda Gorontalo Irjen Pol Eko Wahyu Prasetyo, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili, unsur Forkopimda, serta para bupati/wali kota atau perwakilan.
Dalam arahannya, Gubernur Gusnar menegaskan bahwa operasi ini menjadi sangat relevan di tengah pesatnya pembangunan dan mobilitas masyarakat yang makin tinggi.
“Pembangunan membutuhkan ruang yang tertib, khususnya pengaturan lalu lintas dan kehidupan sosial secara keseluruhan. Tertib transportasi juga mencerminkan kemajuan daerah,” kata Gusnar.
Ia menekankan agar petugas tetap mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif.
“Saya yakin masyarakat akan patuh kalau diberi pemahaman. Aturan ini berlaku untuk semua, termasuk aparat,” ujarnya.
Selama operasi, petugas akan memeriksa kelengkapan surat kendaraan, SIM, STNK, penggunaan helm, sabuk pengaman, hingga muatan berlebih kendaraan logistik.