Lipsus Kopi Gorontalo
Street Coffee Kuasai Kota Gorontalo,Ratusan Lapak Padati Pasar Sentral dan Jalan Panjaitan
Lapak kopi dengan konsep *street coffee* kian menjamur dan kini mendominasi sejumlah ruang publik di Kota Gorontalo.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sreet-Coffe-di-Kota-Gorontalo-Kamis-2212026.jpg)
Sektor usaha kopi sendiri menyumbang 26 unit, atau sekitar 0,16 persen dari total UMKM Kota Gorontalo.
Klasifikasi Usaha Kopi (2025)
- Usaha kopi murni: 6 unit
- Warung/kedai kopi: 6 unit
- Usaha pengolahan kopi: 6 unit
- Kopi keliling: 2 unit
- Jasa gilingan beras dan kopi: 1 unit
- Kopi dessert: 1 unit
- Usaha kopi bermerek lokal: 4 unit
Dari sisi wilayah, pelaku usaha kopi paling banyak berada di Kecamatan Kota Tengah (6 unit), disusul Kota Selatan dan Dungingi (masing-masing 4 unit), Sipatana, Kota Barat, dan Kota Timur (masing-masing 3 unit), Kota Utara (2 unit), serta Dumbo Raya (1 unit).