Gorontalo Hari Ini
Rapat DPRD Gorontalo Dihentikan Massa, Terungkap Dokumen Rekomendasi Pansus Tambang Raib
Eskalasi kekecewaan rakyat terhadap penanganan bencana lingkungan di Kabupaten Pohuwato mencapai puncaknya
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Aksi-demonstrasi-RADO-di-Kantor-DPRD-Provinsi-Gorontalo.jpg)
Suasana sempat tegang ketika massa meminta seluruh anggota dewan di dalam ruangan keluar menemui rakyat.
Mendengar desakan yang begitu kuat, rapat BK tersebut akhirnya terpaksa dihentikan sementara.
Empat anggota BK, yakni Fikram Salilama, Umar Karim, Hamzah Idrus, dan Ekwan Ahmad, akhirnya keluar menemui massa.
Setelah pintu dialog terbuka, koordinator lapangan Mohamad Fadli langsung menyuarakan tuntutan utama mereka.
Fokus utama mereka adalah bencana banjir yang melanda Desa Hulawa di Kabupaten Pohuwato.
Massa mendesak pemerintah segera membentuk tim audit independen untuk mengusut tuntas penyebab banjir tersebut.
"Hentikan aktivitas PT PETS untuk sementara waktu sampai terbitnya hasil audit," teriak korlap dalam orasinya.
Mereka menduga ada kaitan erat antara operasi perusahaan skala besar dengan rusaknya ekosistem di wilayah tersebut.
Aksi ini tidak hanya soal orasi, namun juga diwarnai dengan pembakaran ban di depan gedung.
Meski demikian, pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan Satpol PP membuat situasi tetap terkendali.
Massa juga menekankan bahwa proses audit tidak boleh hanya melibatkan unsur pemerintah saja.
Mereka meminta keterlibatan aktif dari aktivis, pemuda, dan organisasi lingkungan hidup dalam tim audit tersebut.
Transparansi menjadi poin krusial yang mereka tuntut dari pihak berwenang.
"Buka dan publikasikan AMDAL PT PETS ke publik sebagai bentuk transparansi," tegas salah satu orator.
Menanggapi tekanan tersebut, anggota BK Umar Karim memberikan respon yang mengejutkan massa.
Gorontalo hari ini
DPRD Provinsi Gorontalo
Fikram Salilama
Umar Karim
Aliansi Rakyat Anti Dominasi Oligarki
RADO
| Ekspedisi Gorontalo Kebanjiran Paket, Kurir Antar hingga 200 Pesanan Sehari |
|
|---|
| Polemik Kandang Ayam Tenilo Gorontalo, Keputusan DPRD Tak Hentikan Aktivitas |
|
|---|
| Kantor Lurah Tumbihe Gorontalo Kerap Kebanjiran, Warga Berniat Patungan Bangun Gedung Baru |
|
|---|
| Terminal Dungingi Gorontalo Masih Sepi, Lonjakan Penumpang Diprediksi H-5 Lebaran |
|
|---|
| Taman Moodu Gorontalo Jadi Sorotan, Fasilitas Rusak hingga Destinasi Tindak Asusila |
|
|---|