Penikaman di Pasar Sentral
Terungkap Detik-detik Pembacokan di Pasar Sentral Gorontalo, Korban Lagi Nongkrong Bersama Keluarga
Novaris Kaluku (60) menjadi salah satu saksi kunci dalam kasus pembacokan di Pasar Sentral Kota Gorontalo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/RICUH-PASAR-SENTRAL-Tangkapan-layar-video-kericuhan.jpg)
Ia meminta agar bila terjadi persoalan antarpersonal, sebaiknya diselesaikan secara internal atau dilaporkan ke pihak kepolisian untuk mencegah konflik berkembang menjadi kekerasan.
Adhan bahkan mengungkap bahwa ia sendiri pernah melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polda Gorontalo namun tidak diproses.
Ia menilai jika laporan itu ditindaklanjuti, kemungkinan besar insiden Sabtu malam tidak akan terjadi.
Meski begitu, kericuhan yang terjadi menyebabkan ratusan kursi dan meja UMKM rusak.
Adhan mengapresiasi sejumlah pihak yang langsung berinisiatif mengumpulkan dana untuk mengganti kerugian pedagang.
Namun ia mengingatkan agar penggantian dilakukan dengan jujur dan berdasarkan bukti riil, bukan dengan menambah-nambahi kerusakan.
“Saya sarankan, jangan kasih uang. Dihitung berapa kursi yang rusak, diganti dengan kursi, bukan uang. Jangan tambah-tambah, kalian dapat dosa. Yang penting ada nota yang benar,” tegasnya.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu/*)