Balap Liar di Gorontalo
BREAKING NEWS: Suami Istri Nyaris Jadi Korban, Polisi Gorontalo Bubarkan Aksi Balap Liar
Aksi balap liar kembali mengganggu ketenangan dan keamanan warga Kota Gorontalo pada Sabtu malam (11/10/2025).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Balap-liar-di-Bundaran-HI-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Aksi balap liar kembali mengganggu ketenangan dan keamanan warga Kota Gorontalo pada Sabtu malam (11/10/2025).
Insiden berbahaya ini terjadi di kawasan vital, mulai dari Bundaran Hulonthalo Indah (HI) hingga depan Masjid Darul Arqam.
Aksi balap liar itu bahkan nyaris merenggut korban jiwa pasangan suami istri yang tengah dalam perjalanan pulang.
Sekitar pukul 01.30 Wita, masyarakat segera melapor ke Kantor Satlantas Polresta Gorontalo Kota.
Laporan menyebutkan bahwa pasangan suami istri tersebut tertabrak oleh pengendara yang diduga terlibat dalam ajang balap liar.
Laporan ini direspons cepat oleh aparat kepolisian.
Empat anggota Unit Turjawali Satlantas Polresta Gorontalo Kota, dipimpin oleh Ipda Agus Priyono Adada, segera bergerak menuju lokasi kejadian.
Dari pantauan petugas di lapangan, terlihat puluhan sepeda motor melaju kencang dari arah Bundaran HI menuju depan Masjid Darul Arqam.
Baca juga: BREAKING NEWS: 11.884 Botol Miras Disita di Kota Selatan Gorontalo
Sebagian besar kendaraan tampak tanpa pelat nomor dan kaca spion, bahkan beberapa pengendara tidak mengenakan helm.
Petugas kemudian menyalakan lampu rotator dan sirene, sambil memberikan imbauan melalui pengeras suara agar para pengendara segera menghentikan aksi berbahaya tersebut.
Namun, sebagian besar pelaku balap liar justru melarikan diri dengan kecepatan tinggi ke berbagai arah.
Kondisi sempat sulit dikendalikan karena jumlah personel di lapangan saat itu hanya empat orang.
Satlantas Polresta Gorontalo Kota lantas meminta bantuan tambahan dari Dalmas Polresta Gorontalo Kota dan Dit Samapta Polda Gorontalo untuk memperkuat pengamanan di kawasan tersebut.
Tak lama berselang, pasukan tambahan tiba dan langsung melakukan penyisiran di sekitar Bundaran HI hingga arah Tugu Saronde, yang memang diketahui menjadi titik kumpul para remaja pada malam akhir pekan.
“Begitu bantuan datang, kami langsung lakukan penyisiran. Hasilnya, kami berhasil mengamankan satu unit motor yang digunakan untuk balap liar,” jelas Ibda Agus Priyono Adada saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com pada Minggu (12/10/2025).
Sepeda motor yang diamankan diketahui tidak memiliki kelengkapan standar dan kini telah dibawa ke Kantor Satlantas Polresta Gorontalo Kota untuk proses lebih lanjut.
Meskipun sebagian besar pelaku berhasil kabur, polisi memastikan kegiatan pembubaran ini akan terus digencarkan demi menjaga keselamatan dan ketertiban di jalan raya.
Kanit Turjawali secara tegas menegaskan bahwa balap liar bukan hanya merupakan pelanggaran hukum lalu lintas, tetapi juga ancaman serius terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Ia mengimbau masyarakat, terutama kalangan muda, agar tidak terlibat dalam kegiatan berbahaya seperti ini.
“Lebih baik menyalurkan hobi balapan di tempat resmi, bukan di jalan umum. Kami akan terus melakukan patroli rutin dan penindakan tegas bagi pelaku balap liar,” tegasnya.
Polisi juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif melapor jika menemukan kegiatan serupa, demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Gorontalo.
(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.