Jumat, 20 Maret 2026

Penganiayaan di Gorontalo

Syok Berat, Ibu Nazriel Dilarikan ke RS Usai sang Anak Diduga Dianiaya Oknum Polisi Gorontalo

Derita keluarga Mohamad Nazriel Junus (12) bertambah. Sang ibu, Hasna Hani (35), kini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Gorontalo karena syok berat.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Syok Berat, Ibu Nazriel Dilarikan ke RS Usai sang Anak Diduga Dianiaya Oknum Polisi Gorontalo
TribunGorontalo.com/Hand Over
SYOK BERAT - Hasna Hani terbaring lemah di RS Bhayangkara Gorontalo. Hasna mengalami syok usai anaknya menjadi korban dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi. Hasna dilarikan ke RS pada Rabu (10/9/2025) kemarin. 

Walaupun ada permintaan maaf, proses hukum tetap harus jalan. Ini harus jadi pembelajaran."

Ia juga menyayangkan tindakan ini dilakukan oleh seorang anggota polisi, yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat.

"Saya tidak bisa terima itu," imbuhnya.

Insiden ini dilaporkan oleh ibu korban, Hasna Hani (35), ke SPKT Polda Gorontalo pada Jumat (5/9/2025) malam. Berdasarkan laporan, Nazriel diduga dianiaya dengan cara dipukul menggunakan kayu berukuran besar.

Akibatnya, korban mengalami luka lebam dan trauma mendalam.

Elfis menceritakan kronologi kejadian. Insiden bermula pada Jumat sore, saat Nazriel terlibat keributan kecil dengan temannya saat bermain bola. Ibu teman Nazriel menyaksikan kejadian itu dan melapor kepada suaminya, yang diketahui adalah seorang anggota polisi.

"Sebenarnya cuma masalah anak-anak," ujar Elfis.

Menurut Elfis, oknum polisi tersebut kemudian mencari Nazriel dan memintanya datang ke rumah. Namun, saat Nazriel pulang dari masjid menjelang Magrib, pemukulan itu terjadi.

"Anak saya pulang dari masjid merasa tidak ada masalah. Waktu Magrib balik lagi ke masjid. Nah, di situlah terjadi pemukulan," jelas Elfis.

Nazriel mengaku dipukul berkali-kali menggunakan "kayu besar". Jumlahnya tidak diingat, namun luka lebam terlihat jelas di tubuhnya.

Sejak kejadian, Nazriel mengalami perubahan drastis. Ia menjadi pendiam, murung, dan enggan keluar rumah.

"Nazriel sekarang mau keluar rumah saja takut. Ketemu orang pucat, makan pun harus dipaksa," kata Elfis.

Saat ini, Polda Gorontalo sedang mendalami kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang anak berusia 12 tahun di Kecamatan Telaga Biru.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro, menegaskan bahwa laporan ini masih dalam tahap penyelidikan awal.

"Kasus ini masih kami dalami karena laporan belum lama masuk," ungkap Desmont, Rabu (10/9/2025).

Desmont menambahkan, dugaan keterlibatan oknum polisi juga masih ditelusuri. "Kalau dugaan oknum polisi, masih kami telusuri dengan mengumpulkan bukti-bukti," jelasnya.

Pihak kepolisian masih menunggu hasil visum korban untuk ditindaklanjuti. Hingga kini, keluarga berharap keadilan bisa ditegakkan dan Nazriel segera pulih dari trauma.

 

(tribungorontalo.com/jp)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 20 Maret 2026 (30 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 14:59
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved