Rabu, 18 Maret 2026

Penganiayaan di Gorontalo

Syok Berat, Ibu Nazriel Dilarikan ke RS Usai sang Anak Diduga Dianiaya Oknum Polisi Gorontalo

Derita keluarga Mohamad Nazriel Junus (12) bertambah. Sang ibu, Hasna Hani (35), kini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Gorontalo karena syok berat.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Syok Berat, Ibu Nazriel Dilarikan ke RS Usai sang Anak Diduga Dianiaya Oknum Polisi Gorontalo
TribunGorontalo.com/Hand Over
SYOK BERAT - Hasna Hani terbaring lemah di RS Bhayangkara Gorontalo. Hasna mengalami syok usai anaknya menjadi korban dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi. Hasna dilarikan ke RS pada Rabu (10/9/2025) kemarin. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Derita keluarga Mohamad Nazriel Junus (12) bertambah. Sang ibu, Hasna Hani (35), mengalami syok berat.

Kondisi makin parah membuat Hasna dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Gorontalo pada Rabu (10/9/2025) pagi.

Suaminya, Elfis Samsudin Junus (40), mengungkapkan bahwa istrinya tak kuasa menahan kesedihan melihat trauma mendalam yang dialami sang anak.

"Melihat kondisi istri saya yang semakin memburuk maka saya langsung melarikan ke rumah sakit terdekat," ujar Elfis kepada TribunGorontalo.com, pada Kamis (11/9/2025).

Saat ini, Hasna masih terbaring lemah di ruang perawatan, sementara Nazriel mendapatkan pendampingan psikologis intensif.

Pendampingan dari Pemerintah

BOCAH DIANIAYA -- Nazriel bersama orang tuanya saat ditemui TribunGorontalo.com, pada Senin (8/9/2025). Bocah berusia 12 tahun itu mengalami trauma usai diduga dipukuli oknum polisi.
BOCAH DIANIAYA -- Nazriel bersama orang tuanya saat ditemui TribunGorontalo.com, pada Senin (8/9/2025). Bocah berusia 12 tahun itu mengalami trauma usai diduga dipukuli oknum polisi. (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Gorontalo bersama Camat Telaga Biru telah turun tangan untuk memberikan pendampingan.

Kepala Dinas PPA, Zescamelya Uno, menyatakan pihaknya berkomitmen untuk melakukan pemulihan berkelanjutan bagi Nazriel dan ibunya.

"Anak ini mengalami trauma, kadang menangis dan gemetar sendiri karena mengingat kejadian. Itu yang kami rawat sekarang supaya tekanan-tekanan bisa hilang, dan anak kembali pulih," jelasnya.

Zescamelya menegaskan, pendampingan ini akan terus berlanjut hingga kondisi psikologis korban dan ibunya benar-benar pulih. Camat Telaga Biru, Muchtar Potutu, menambahkan bahwa fokus utama mereka adalah kesehatan mental korban.

"Fokus kami adalah kesehatan mental korban, bukan ke hal lain dulu," ujarnya.

Baca juga: Pihak Keluarga Tolak Permintaan Maaf Oknum Polisi Gorontalo yang Diduga Aniaya Nazriel

Keluarga tolak permintaan maaf

Pihak keluarga korban dugaan penganiayaan, Mohamad Nazriel Junus (12), menolak permintaan maaf terduga pelaku yang merupakan seorang oknum polisi. Mereka menegaskan agar proses hukum tetap berjalan.

Ayah korban, Elfis Samsudin Junus (40), menyampaikan kekecewaannya. Ia tak bisa menerima tindakan oknum tersebut yang memperlakukan anaknya seperti penjahat.

"Kalau anak saya salah, seharusnya datang ke rumah dan bicara baik-baik, bukan main pukul," kata Elfis kepada TribunGorontalo.com, Selasa (8/9/2025).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 18 Maret 2026 (28 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 15:01
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved