Warga Gorontalo Disekap
Tiba di Gorontalo, Tangis Haru Keluarga Sambut Agus Hilimi Korban Sindikat Kamboja
Agus Hilimi, warga Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, tiba di rumah keluarganya.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
"Bisa jadi jika tidak memenuhi target, yang bersangkutan akan dijual ke perusahaan lain.
Bahkan jika mereka tetap tidak bisa mencapai target, bisa saja organ tubuh mereka dijual," jelasnya.
Ternyata, iming-iming gaji besar dan fasilitas lengkap menjadi daya tarik utama para perekrut.
"Dibeliin uang tiket, dikasih uang saku. Dalam proses pemberangkatan diuruskan paspor dan diberi akomodasi di hotel," tambah Sutrisno.
P4MI Gorontalo mengimbau masyarakat untuk melapor jika ada anggota keluarga yang berangkat ke Kamboja atau luar negeri secara ilegal.
"Lapor ke sini, bikin laporan resmi. Nanti kita akan laporkan ke pusat, dari pusat akan diteruskan ke KBRI Phnom Penh," jelasnya.
Ia juga meminta Pemerintah Provinsi Gorontalo mengeluarkan imbauan resmi agar masyarakat tidak tergiur bekerja di Kamboja.
(Tribungorontalo.com/ht)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Agus-Hilimi-bersama-keluarga.jpg)