Berita Internasional
Misteri Kota Rudal Bawah Tanah Iran: Dibom Berkali-kali, Tetap Aktif
Tiga pekan serangan intensif oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap infrastruktur rudal balistik Iran telah menghancurkan sistem radar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/FOTO-Komando-Pusat-AS-CENTCOM-merilis-rekaman-yang-menunjukkan.jpg)
Menurutnya, roket bisa diganti, tetapi infrastruktur bawah tanah bersifat permanen.
Iran Tetap Menyerang, Narasi Berbeda Muncul
Selama Operasi Epic Fury, Iran terus meluncurkan rudal balistik, termasuk upaya serangan ke pangkalan gabungan AS-Inggris di Diego Garcia.
Di sisi lain, mantan Presiden AS Donald Trump menyatakan operasi berjalan lebih cepat dari jadwal dan militer Iran telah “selesai”.
Namun, data citra satelit dan analisis lembaga independen menunjukkan gambaran yang lebih kompleks.
Perang yang terlihat di permukaan memang menunjukkan kemajuan.
Tetapi perang yang sebenarnya, yang berlangsung setengah kilometer di bawah tanah, baru saja dimulai.
(*)