Berita Internasional
Setelah Maduro Ditangkap, Trump Sebut AS Bisa Lama Mengatur Venezuela
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan bahwa keterlibatan negaranya di Venezuela bisa berlangsung selama bertahun-tahun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/SUASANA-MALAM-Potret-suasana-di-Venezuela-saat-operasi-militer-AS.jpg)
González terpaksa mengasingkan diri akibat represi pasca-pemilu, sementara Machado bersembunyi di dalam negeri sebelum menempuh perjalanan berbahaya untuk menerima Hadiah Nobel Perdamaian di Oslo pada Desember lalu.
Keberadaannya saat ini tidak diketahui, namun ia menyatakan berencana kembali ke Venezuela.
Dalam wawancara terpisah dengan media oposisi La Patilla, Machado menyebut pencopotan Maduro sebagai “proses yang tak dapat dibalikkan” menuju kebebasan Venezuela.
Ia menegaskan bahwa González adalah presiden terpilih yang sah dan mendesak agar mandatnya dihormati.
Machado juga menekankan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan adalah membebaskan lebih dari 800 tahanan politik yang saat ini mendekam di penjara-penjara Venezuela.
Baca juga: Nama 5 Pejabat Diundang Gusnar Ismail ke Rudis Gubernur Gorontalo, Fix jadi Pimpinan OPD?
Seruan serupa juga datang dari anggota Kongres AS dari Partai Republik, María Elvira Salazar.
Meski demikian, menurut wartawan New York Times, Trump tampak lebih fokus pada misi penyelamatan dan keuntungan ekonomi ketimbang peta jalan politik Venezuela ke depan.
“Kami akan membangunnya dengan cara yang sangat menguntungkan,” kata Trump. “Kami akan menggunakan minyak, mengambil minyak, menurunkan harga minyak, dan memberikan uang kepada Venezuela, yang sangat mereka butuhkan.”
Trump dijadwalkan bertemu perwakilan tiga perusahaan minyak terbesar Amerika Serikat di Gedung Putih pada Jumat mendatang untuk membahas rencana lanjutan keterlibatan AS di Venezuela.
(*)
Presiden Maduro
Nicolas Maduro
Presiden Amerika Serikat
Donald Trump dilantik
Berita Internasional Terkini
Berita Internasional
| Konflik Iran Picu Lonjakan Harga BBM di Amerika Gara-gara Jalur Minyak Dunia Terganggu |
|
|---|
| Serangan Drone Iran Tewaskan Tentara Amerika, Washington Curiga Ada Bantuan Intelijen Rusia |
|
|---|
| Hari Keenam Perang Iran-Amerika: Kapal Perang Tenggelam, Rudal Hantam Banyak Negara |
|
|---|
| Trump Ingin Terlibat Tentukan Pemimpin Baru Iran, Tolak Putra Ali Khamenei |
|
|---|
| Mayoritas Senat Dukung Trump, Hasilnya Amerika Bisa Lanjutkan Serangan ke Iran |
|
|---|