Berita Internasional
Putri Kim Jong Un, Kim Ju Ae Muncul di Beijing: Sinyal Suksesi Dinasti Korea Utara?
Kim Ju Ae, putri remaja Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, untuk pertama kalinya tampil dalam kunjungan luar negeri bersama ayahnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/IRING-RINGAN-Sebuah-iring-iringan-mobil.jpg)
Menurut Lim Eul-chul, profesor di Institut Studi Timur Jauh Universitas Kyungnam, kehadiran Ju Ae di Beijing sejatinya sudah dianggap sebagai debut politiknya sebagai penerus.
“Di Korea Utara, suksesi kekuasaan tidak hanya dipastikan lewat konsolidasi internal, tetapi juga pengakuan eksternal dari sekutu utama, seperti Tiongkok dan Rusia,” ujarnya kepada Korea Herald.
Sepanjang tahun ini, Ju Ae juga terlihat dalam sejumlah kegiatan diplomatik.
Pada 8 Mei lalu, ia mendampingi ayahnya dalam peringatan Hari Kemenangan Rusia di Kedutaan Besar Rusia di Pyongyang.
Rachel Minyoung Lee, peneliti di Stimson Centre, menambahkan bahwa lingkup aktivitas publik Ju Ae kian meluas.
“Dari yang awalnya hanya berkaitan dengan militer, kini ia juga tampil dalam agenda politik dan ekonomi,” katanya.
Meski begitu, Lee menilai masih terlalu dini menyimpulkan bahwa Ju Ae pasti menjadi pemimpin tertinggi berikutnya.
Bagaimana media Korea Utara menampilkan Ju Ae dalam kunjungan ke Tiongkok, menurut Lee, bisa menjadi petunjuk berharga untuk membaca arah suksesi dinasti Kim ke depan.(*)