Jumat, 6 Maret 2026

Berita Gorontalo

Kota Gorontalo Terancam Kehilangan 80 Pohon Gara-gara Proyek Pelebaran Jalan

Puluhan pohon pelindung yang berdiri kokoh di dua ruas jalan utama Kota Gorontalo kini terancam ditebang.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Kota Gorontalo Terancam Kehilangan 80 Pohon Gara-gara Proyek Pelebaran Jalan
GoogleMaps
PENEBANGAN -- Pohon di sepanjang jalan Brigjen Piola Isa yang terancam ditebang gara-gara proyek pelebaran jalan. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Puluhan pohon pelindung yang berdiri kokoh di dua ruas jalan utama Kota Gorontalo kini terancam ditebang.

Pohon-pohon yang selama ini menjadi bagian dari ruang terbuka hijau (RTH) tersebut akan terdampak proyek pelebaran jalan yang sedang dikerjakan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Dari hasil survei Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo, jumlah pohon yang berpotensi ditebang mencapai sekitar 80 batang.

Rinciannya, sebanyak 60 pohon berada di sepanjang Jalan Prof. Aloe Saboe, sementara 20 pohon lainnya di Jalan Brigjen Piola Isa.

Kepala Bidang Pertamanan dan Konservasi SDA DLH Kota Gorontalo, Herni Yuliman Suratinoyo, mengatakan pihaknya sudah menerima surat resmi dari Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo mengenai rencana pelebaran jalan tersebut.

DLH pun langsung menindaklanjutinya dengan turun lapangan melakukan survei.

“Karena pohon-pohon itu masuk kategori RTH, maka prosedurnya harus mendapat izin dari Wali Kota. Telaah lapangan sudah kami susun dan diserahkan, sekarang tinggal menunggu arahan lebih lanjut,” ujar Herni.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga PUPR-PKP Provinsi Gorontalo, Meyko Isa, membenarkan pihaknya masih menunggu keputusan dari Pemerintah Kota Gorontalo.

“Selama izin penebangan pohon belum keluar, kami belum bisa melaksanakan pelebaran bahu jalan di titik-titik tersebut,” jelasnya.

Proyek peningkatan jalan ini meliputi tiga ruas sekaligus, yakni Jalan Brigjen Piola Isa (2,311 km), Jalan Prof. Aloe Saboe (1,144 km), serta Jalan Talumolo–Buata–Duano (1,75 km).

Dengan total panjang 5,205 km, proyek ini menelan anggaran Rp13,5 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU).

Pelaksanaannya dipercayakan kepada PT Tri Sandi Yuda dengan kontrak 150 hari kalender, sejak 18 Juli hingga 14 Desember 2025.

Kini, nasib 80 pohon yang menjadi paru-paru kota itu masih bergantung pada keputusan Wali Kota Gorontalo, apakah akan ditebang demi pelebaran jalan atau dicarikan solusi lain agar tetap bisa dipertahankan.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 06 Maret 2026 (16 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:12
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved