Pemkab Bone Bolango
Jemput Bola ke Pusat, Pemkab Bone Bolango Gorontalo Lobi Anggaran Irigasi hingga Jalan
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus mendorong percepatan pembangunan dengan membawa langsung sejumlah usulan program ke pemerintah pusat.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERTEMUAN-Pemkab-Bone-Bolango-saat-melakukan-audiensi.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Bone Bolango mengajukan sejumlah program pembangunan ke Kementerian PU, mulai dari irigasi, jalan, hingga air bersih.
- Usulan tersebut disampaikan langsung dalam audiensi dengan membawa data dan kesiapan teknis.
- Pemerintah pusat memberikan respons positif terhadap program yang diajukan
TRIBUNGORONTALO.COM, Bone Bolango -- Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus mendorong percepatan pembangunan dengan membawa langsung sejumlah usulan program ke pemerintah pusat.
Langkah ini dilakukan melalui audiensi bersama jajaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada Kamis, 2 April 2026.
Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memaparkan kebutuhan riil di lapangan, terutama terkait infrastruktur dasar yang masih menjadi kendala di beberapa wilayah.
Fokus yang diangkat mencakup pengembangan irigasi, peningkatan kualitas jalan, hingga penyediaan air bersih.
Asisten III Setda Bone Bolango, Abdul Fandit Ahmad, hadir bersama tenaga ahli bupati, perwakilan Dinas PUPR, serta unsur teknis lainnya.
Kehadiran tim ini dimaksudkan untuk memastikan setiap usulan telah didukung data dan perencanaan yang matang.
“Kami tidak datang sendiri. Ada tenaga ahli bupati dan jajaran teknis yang ikut mendampingi, supaya apa yang kami sampaikan bukan sekadar rencana, tetapi sudah siap secara teknis,” ujar Abdul Fandit.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pengembangan jaringan irigasi di Kecamatan Pinogu.
Wilayah tersebut dinilai memiliki potensi pertanian yang besar, namun belum didukung sistem pengairan yang memadai.
“Pinogu punya potensi besar, tetapi masih terkendala irigasi. Kami berharap ini bisa menjadi perhatian serius, karena jika irigasinya baik, produktivitas petani juga akan meningkat,” jelasnya.
Selain sektor pertanian, pemerintah daerah juga mengusulkan pelebaran jalan dari kawasan Polsek Kabila menuju Bulatalangi.
Jalur ini menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat sekaligus distribusi hasil pertanian.
“Jalan ini sangat vital bagi masyarakat. Kalau aksesnya lancar, maka pergerakan orang dan barang juga akan lebih cepat dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” tambah Abdul Fandit.
Isu ketersediaan air bersih turut dibahas dalam pertemuan tersebut, khususnya terkait pemeliharaan intake air baku PDAM.
Pemerintah daerah menilai hal ini penting untuk menjaga stabilitas distribusi air kepada masyarakat.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Kami mendorong agar ada dukungan untuk pemeliharaan intake PDAM supaya layanan ke masyarakat bisa lebih optimal,” katanya.
Program ini direncanakan akan didukung melalui skema Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) serta Grass Loan guna mempercepat pembangunan infrastruktur air bersih di wilayah yang masih terbatas aksesnya.
Abdul Fandit menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah pusat menjadi kunci dalam mewujudkan berbagai program tersebut.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan pemerintah pusat sangat penting agar usulan daerah bisa masuk dalam prioritas pembangunan nasional,” tegasnya.
Ia juga menyebut bahwa Kementerian PU memberikan respons positif terhadap usulan yang diajukan dan siap mengawal program tersebut ke tahap selanjutnya.
Dengan langkah jemput bola ini, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango berharap pembangunan dapat berjalan lebih merata dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di berbagai sektor.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.