Pemkab Boalemo
Genjot Kinerja ASN, 120 Pejabat Boalemo Digembleng Lewat Bimtek
Upaya penguatan kualitas aparatur sipil negara terus didorong Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui pelaksanaan bimbingan teknis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BOALEMO-Sebanyak-120-orang-Pejabat-eselon-III-A-dan-III-B-mengikuti-Bimbingan-Teknis.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Boalemo menggelar bimbingan teknis bagi 120 pejabat eselon III untuk meningkatkan kapasitas aparatur.
- Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari luar daerah dan berlangsung di Pantai Bolihutuo.
- Bupati Rum Pagau menekankan pentingnya peran pejabat dalam menerjemahkan program pembangunan daerah.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Upaya penguatan kualitas aparatur sipil negara terus didorong Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui pelaksanaan bimbingan teknis bagi pejabat administrator.
Kegiatan ini diikuti sekitar 120 pejabat dari eselon III.A dan III.B.
Pelatihan tersebut berlangsung di kawasan Pantai Bolihutuo, tepatnya di Cabana Resort, pada Kamis, 2 April 2026, dengan menghadirkan narasumber profesional dari luar daerah.
Bupati Boalemo, Rum Pagau, yang membuka langsung kegiatan itu, menekankan bahwa posisi pejabat administrator sangat vital dalam memastikan kebijakan pemerintah dapat berjalan efektif.
Baca juga: Terkuak! Alasan Dude Herlino-Alyssa Soebandono Ikut Terseret Kasus DSI Rp2,4 Triliun
Menurutnya, peran mereka menjadi penghubung utama antara perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan.
Ia menjelaskan bahwa arah pembangunan daerah telah dirumuskan dalam dokumen perencanaan jangka menengah.
Oleh karena itu, para pejabat dituntut mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program kerja yang nyata.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung alasan digelarnya kegiatan ini.
"Peningkatan kapasitas aparatur perlu terus dilakukan, sehingga pemerintah daerah menghadirkan pemateri eksternal guna memperluas wawasan peserta," katanya.
Dua pemateri yang turut hadir dalam kegiatan ini yakni Yonatan Wiyoso dan Rita Kardinasari.
Keduanya memberikan materi yang diharapkan mampu memperkuat pemahaman serta kompetensi para pejabat administrator.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa setiap aparatur yang diberikan amanah harus mampu menjalankan tanggung jawabnya secara optimal, baik dari sisi aturan hukum maupun tanggung jawab moral terhadap daerah.
Menutup arahannya, ia mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh serta memahami materi yang disampaikan, sehingga dapat diimplementasikan dalam tugas sehari-hari.
"Jadi ikutilah materi ini dengan sungguh-sungguh," katanya.
(*)