Pemkab Boalemo
Kejurnas Drag Race Boalemo Resmi Dibuka Bupati Boalemo Gorontalo, Ini Pesan Rum Pagau
Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Boalemo resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Race dan Drag Bike yang digelar di Desa Hungayonaa
Penulis: Rahmat Hambali | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bupati-Boalemo-Rum-Pagau-saat-membuka-kegiatan-Drag-Bike.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemda Kabupaten Boalemo resmi membuka Kejurnas Drag Race dan Drag Bike di Desa Hungayonaa, Tilamuta (16/05/2026), yang dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda
- Bupati Rum Pagau menegaskan komitmennya untuk menggelar event balap ini setiap tahun sebagai pembinaan bagi generasi muda sekaligus wadah resmi untuk menekan angka balap liar
- Selain mendongkrak perputaran ekonomi pelaku UKM lokal di Desa Hungayonaa selama ajang berlangsung
TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Boalemo resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Race dan Drag Bike yang digelar di Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Sabtu (16/05/2026) sore.
Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Boalemo, Wakil Bupati Boalemo, Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo, serta Anggota DPRD Kabupaten Boalemo.
Dalam sambutannya, Bupati Boalemo Rum Pagau menyampaikan terima kasih kepada Ketua IMI (Ikatan Motor Indonesia) Provinsi atas dukungan penuh yang diberikan kepada Kabupaten Boalemo untuk menyelenggarakan kejurnas ini.
"Insyaallah kegiatan balap seperti ini kita akan laksanakan setiap tahun", ujar Rum.
Ia menilai kegiatan seperti ini memerlukan pembinaan secara terus-menerus. Menurutnya, jika wadah resmi tidak disediakan, maka aksi balap liar akan marak di jalanan.
"Kegiatan seperti ini diumpakan memupuk keberanian tapi mendekati kematian, karena tidak ada rambu-rambu yang pembalap ikuti, tidak ada pengaman bagi pembalapnya, sehingga resikonya banyak anak muda kecelakaan yang paling dominan lecet dan patah kaki", jelas Bupati Boalemo dua periode tersebut.
Rum juga mengaku bahwa dirinya sebenarnya lebih menyukai balap motocross. Melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan kapolres, ia berencana untuk mengatur lokasi sirkuitnya kelak.
"Bahkan motor kijang bisa diikutkan disana, dan saya yakin mereka lebih berani dan bisa juara", tuturnya.
Ia pun meminta Wakil Bupati Boalemo untuk segera mempersiapkan rencana tersebut, dengan harapan dapat direalisasikan pada tahun ini.
Selain itu, Rum menambahkan bahwa kawasan wisata Bolihutuo juga direncanakan untuk diperindah. Langkah ini diambil guna menarik minat wisatawan, yang pada akhirnya akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Kabupaten Boalemo.
Ia melihat perputaran ekonomi di Desa Hungayonaa sudah menunjukkan peningkatan pendapatan sejak kemarin hingga esok hari berkat adanya event ini.
Rum menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan Kapolres Boalemo untuk mendukung kegiatan-kegiatan serupa di masa mendatang.
"Saya berharap bagi seluruh masyarakat, untuk sama-sama mendukung dan menjaga keamanannya", ungkapnya.
Ia berharap kehadiran acara ini membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
"Dampaknya positif bagi masyarakat Boalemo lebih khusus masyarakat desa Hungayonaa", tutupnya. (***)