Jumat, 3 April 2026

Pemkab Bone Bolango

Pemkab Bone Bolango Lobi Pembangunan Irigasi Pinogu dan Jalan Strategis ke Kementerian PU

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango melobi pembangunan sejumlah  infrastruktur di Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Pemkab Bone Bolango Lobi Pembangunan Irigasi Pinogu dan Jalan Strategis ke Kementerian PU
Pemkab Bone Bolango
BONE BOLANGO--Audiens Pemkab Bone Bolango, Gorontalo dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta, Kamis (2/4/2026). 

Jalan tersebut tidak hanya digunakan sebagai akses transportasi harian, tetapi juga menjadi jalur distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok warga.

Kondisi jalan yang belum optimal dinilai menjadi salah satu hambatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

“Jalan ini sangat vital. Kalau aksesnya lancar, maka pergerakan orang dan barang juga akan lebih cepat. Ini tentu berdampak langsung pada ekonomi masyarakat,” tambah Abdul Fandit.

Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian PU memberikan respons positif terhadap usulan yang disampaikan. 

Bahkan, ada komitmen untuk mengawal program-program strategis tersebut agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan ke depan.

Air Bersih Jadi Perhatian, Pemda Dorong  Program JIAT dan Grass Loan

Tidak hanya fokus pada irigasi dan jalan, pemerintah daerah juga memanfaatkan momentum audiensi tersebut untuk mendorong program penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Salah satu yang dibahas yakni pemeliharaan intake air baku PDAM yang selama ini menjadi sumber utama distribusi air.

Menurut Abdul Fandit, ketersediaan air bersih masih menjadi tantangan di beberapa wilayah di Bone Bolango. Karena itu, pemerintah daerah berupaya mencari solusi melalui dukungan program dari pemerintah pusat.

“Air bersih ini kebutuhan dasar. Kami juga dorong agar ada dukungan untuk pemeliharaan intake PDAM, supaya distribusi air ke masyarakat bisa lebih stabil,” katanya.

Program ini rencananya akan didukung melalui skema Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) serta program Grass (Loan). 

Kedua skema tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur air bersih, terutama di wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses.

Kehadiran tenaga ahli bupati dan jajaran teknis dalam audiensi tersebut juga berperan penting dalam menjelaskan kondisi faktual di lapangan. 

Data dan perencanaan yang disiapkan menjadi dasar kuat dalam meyakinkan pemerintah pusat agar memberikan dukungan.

Abdul Fandit menekankan, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved