Perayaan Idulfitri
Suasana Salat Idulfitri di Bone Bolango Gorontalo, Momen Perantau Pulang Kampung
Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa saat salat Idulfitri di Masjid Al Mutawaqqillin, Desa Kopi,
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-salat-Idulfitri-di-Desa-Kopi.jpg)
Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa saat salat Idulfitri di Masjid Al Mutawaqqillin, Desa Kopi,
TRIBUNGORONTALO.COM - Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa saat salat Idulfitri di Masjid Al Mutawaqqillin, Desa Kopi, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Sabtu (21/3/2026) pagi
Sejak pagi hari, sekitar pukul 06.00 Wita, warga mulai berdatangan ke masjid.
Jalanan desa yang biasanya lengang mendadak ramai oleh langkah kaki jamaah yang datang berkelompok, mulai dari orang tua hingga anak-anak.
Pelaksanaan salat Id dimulai sekitar pukul 07.00 Wita.
Sejak sebelum waktu pelaksanaan, gema takbir dan bunyi beduk sudah terdengar bersahutan, menambah suasana khidmat khas pagi Idulfitri di pedesaan.
Pantauan di lapangan, area masjid tidak mampu lagi menampung seluruh jamaah.
Saf salat meluas hingga ke halaman, teras, bahkan badan jalan di depan masjid.
Panitia terlihat sigap mengarahkan jamaah agar tetap tertib.
Tenda berukuran besar dipasang di sisi luar masjid, dihiasi kain bernuansa hijau dan kuning yang melambai tertiup angin pagi.
Di bawah tenda tersebut, jamaah perempuan duduk rapi di atas sajadah dan karpet.
Beberapa ibu tampak menggendong anak, sementara anak-anak lainnya duduk bersisian, sebagian masih terlihat mengantuk namun tetap mengikuti suasana.
Tumpukan sandal dan sepatu menggunung di pintu masuk masjid hingga sepanjang pagar, menandakan membludaknya jamaah.
Sementara itu, di dalam masjid, jamaah laki-laki memenuhi setiap saf hingga ke bagian belakang.
Tiang-tiang besar berwarna emas dengan ornamen kaligrafi menambah kesan khusyuk di dalam ruangan.