Universitas Negeri Gorontalo
Tradisi Tumbilotohe Gorontalo, Mahasiswa UNG Siapkan 2.500 Lampu Botol
Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mulai mematangkan berbagai persiapan tradisi Tumbilotohe.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mahasiswa-ingin-menghidupkan-tradisi-Tumbilotohe.jpg)
Pada bagian depan area juga akan dipasang gerbang utama bertuliskan “Tumbilotohe” sebagai pintu masuk pengunjung.
Selain itu, rangka bambu akan dipasang di sepanjang jalur kegiatan sebagai tempat menggantung lampu botol, sehingga membentuk lorong cahaya yang dapat dilalui pengunjung.
Panitia juga menyiapkan berbagai elemen tambahan seperti lampion, maskot, photo booth, serta dekorasi tradisional Tonggolopo untuk memperkaya suasana Tumbilotohe di lingkungan kampus.
Jumlah lampu botol yang digunakan tahun ini memiliki makna tersendiri. Panitia menyesuaikan jumlahnya dengan filosofi angkatan kepanitiaan, yakni sebanyak 2.025 botol lampu.
“Jumlah botol lampu disesuaikan dengan filosofi angkatan panitia,” kata Aljufri.
Ia menjelaskan bahwa persiapan kegiatan telah dimulai sejak sekitar satu bulan sebelum Ramadan, mulai dari pembentukan kepanitiaan hingga penyusunan administrasi dan proposal.
Selanjutnya, panitia mengumpulkan berbagai bahan seperti bambu dan botol lampu sekitar satu hingga dua minggu sebelum pelaksanaan.
Meski demikian, panitia mengakui terdapat beberapa kendala selama proses persiapan, terutama terkait keterbatasan alat dan bahan seperti sumbu lampu.
“Beberapa item dekorasi juga belum bisa dimaksimalkan karena keterbatasan alat,” ujarnya.
Rencananya, kegiatan Tumbilotohe Fakultas Teknik UNG akan mulai dilaksanakan pada Selasa (17/3/2026) pukul 20.30 Wita dan berlangsung selama dua hari di kawasan Kampus 4 UNG. (*)