Senin, 16 Maret 2026

Universitas Negeri Gorontalo

Tradisi Tumbilotohe Gorontalo, Mahasiswa UNG Siapkan 2.025 Lampu Botol

Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mulai mematangkan berbagai persiapan tradisi Tumbilotohe. 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Tradisi Tumbilotohe Gorontalo, Mahasiswa UNG Siapkan 2.025 Lampu Botol
TribunGorontalo.com
TRADISI TUMBILOTOHE — Potret mahasiswa Teknik UNG tengah menyiapkan tempat lampu botol. Mahasiswa ingin menghidupkan tradisi Tumbilotohe. (Sumber: Yunima Hasan, Mahasiswa Magang Jurnalistik UNG) 
Ringkasan Berita:
  • Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mempersiapkan ribuan lampu botol untuk menghiasi kawasan Kampus IV UNG
  • Dekorasi utama berupa terowongan lampu berbentuk lengkungan, titik pusat berbentuk lingkaran dengan susunan lampu botol, serta gerbang bertuliskan “Tumbilotohe.”  
  • Jumlah lampu botol disesuaikan dengan filosofi angkatan kepanitiaan

 

(Penulis: Yunima Hasan, Mahasiswa Magang Junalistik UNG)

TRIBUNGORONTALO.COM – Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mulai mematangkan berbagai persiapan tradisi Tumbilotohe

Tumbilotohe merupakan tradisi masyarakat Gorontalo memasang lampu di bahu jalan atau halaman rumah. Aksi ini dilakukan pada tiga malam terakhir Ramadan.

Ribuan lampu botol disiapkan sebagai dekorasi utama yang akan menghiasi kawasan Kampus IV UNG, Jl Dr. Zainal Umar Sidiki, Moutong, Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Pantauan pada Minggu (15/3/2026), sejumlah mahasiswa terlihat sibuk merakit lampu botol dan membangun rangka dekorasi di area kampus.

Ketua Panitia Pelaksana Tumbilotohe Fakultas Teknik UNG, Aljufri, mengatakan kegiatan tahun ini kembali dipusatkan di Kampus 4 UNG, tepatnya di area dari belakang perpustakaan hingga gerbang utama kampus.

“Sejak Fakultas Teknik pindah ke Kampus 4, kegiatan Tumbilotohe memang dilaksanakan di sini,” ujarnya.

Pada malam hari, suasana persiapan terlihat di salah satu teras gedung kampus. Sejumlah mahasiswa duduk melingkar sambil merakit ratusan botol kaca yang akan dijadikan lampu.

Baca juga: Pesan Tak Biasa Fanny Anelsia Mustaki PNS Gorontalo Sebelum Kecelakaan Maut

PERSIAPAN TUMBILOTOHE — Mahasiswa menyiapkan lampu botol di kawasan kampus IV UNG, Minggu (16/3/2026) malam. (Sumber Foto: Yunima Hasan, Mahasiswa Magang Jurnalistik UNG)
PERSIAPAN TUMBILOTOHE — Mahasiswa menyiapkan lampu botol di kawasan kampus IV UNG, Minggu (16/3/2026) malam. (Sumber Foto: Yunima Hasan, Mahasiswa Magang Jurnalistik UNG) (TribunGorontalo.com)

Botol-botol tersebut disusun rapi di lantai, sementara beberapa mahasiswa memasang sumbu lampu dan merangkai kawat sebagai penyangga. Di sekitar mereka tampak kardus dan peralatan kerja yang digunakan untuk proses perakitan.

Suasana kerja berlangsung sederhana namun penuh kebersamaan. Para mahasiswa saling berbagi tugas, mulai dari membersihkan botol, memasang sumbu, hingga merakit rangka lampu yang nantinya akan dipasang di area dekorasi.

Sementara itu, pada sore hari mahasiswa lainnya mulai membangun rangka dekorasi dari bambu di area luar kampus. Beberapa mahasiswa memegang bambu panjang, sementara yang lain mengikatnya dengan tali untuk membentuk rangka penyangga lampu. Deretan rangka bambu mulai berdiri di sepanjang area kampus yang nantinya akan menjadi jalur dekorasi Tumbilotohe.

Konsep Dekorasi Tumbilotohe

Konsep penataan lampu botol oleh Fakultas teknik
TUMBILOTOHE 2026 — Gambar konsep penataan lampu botol oleh Fakultas teknik.(Sumber: Panitia Tumbilotohe 2026)

Selain menyiapkan lampu botol, panitia juga telah merancang konsep dekorasi yang akan ditampilkan saat pelaksanaan.

Berdasarkan desain yang disiapkan, area utama kegiatan akan dihiasi dengan terowongan lampu berbentuk lengkungan di sisi kiri dan kanan jalan masuk menuju area tengah.

Bagian tengah kawasan akan terdapat titik pusat dekorasi berbentuk lingkaran, dikelilingi susunan lampu botol yang dipasang teratur sehingga membentuk pola cahaya saat malam hari.

Pada bagian depan area juga akan dipasang gerbang utama bertuliskan “Tumbilotohe” sebagai pintu masuk pengunjung. 

Selain itu, rangka bambu akan dipasang di sepanjang jalur kegiatan sebagai tempat menggantung lampu botol, sehingga membentuk lorong cahaya yang dapat dilalui pengunjung.

Panitia juga menyiapkan berbagai elemen tambahan seperti lampion, maskot, photo booth, serta dekorasi tradisional Tonggolopo untuk memperkaya suasana Tumbilotohe di lingkungan kampus.

Jumlah lampu botol yang digunakan tahun ini memiliki makna tersendiri. Panitia menyesuaikan jumlahnya dengan filosofi angkatan kepanitiaan, yakni sebanyak 2.025 botol lampu.

“Jumlah botol lampu disesuaikan dengan filosofi angkatan panitia,” kata Aljufri.

Ia menjelaskan bahwa persiapan kegiatan telah dimulai sejak sekitar satu bulan sebelum Ramadan, mulai dari pembentukan kepanitiaan hingga penyusunan administrasi dan proposal.

Selanjutnya, panitia mengumpulkan berbagai bahan seperti bambu dan botol lampu sekitar satu hingga dua minggu sebelum pelaksanaan.

Meski demikian, panitia mengakui terdapat beberapa kendala selama proses persiapan, terutama terkait keterbatasan alat dan bahan seperti sumbu lampu.

“Beberapa item dekorasi juga belum bisa dimaksimalkan karena keterbatasan alat,” ujarnya.

Rencananya, kegiatan Tumbilotohe Fakultas Teknik UNG akan mulai dilaksanakan pada Selasa (17/3/2026) pukul 20.30 Wita dan berlangsung selama dua hari di kawasan Kampus 4 UNG. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 16 Maret 2026 (26 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:03
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved