Polemik RS Gorontalo
Klarifikasi Direktur RSUD Toto Kabila Buntut Video Keluhan Pasien Rawat Inap Viral
Direktur RSUD Toto Kabila, Thaib Saleh, menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi atas viralnya video keluhan keluarga pasien
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/3112023_RS-Toto-Kabila_Bone-Bolango.jpg)
Perekam video menyebut pasien sudah berada di lokasi sejak sekitar pukul 02.00 Wita hingga mendekati pukul 05.00 Wita tanpa mendapatkan penanganan.
“Ini rumah sakit Toto ini, sana pasien sudah mulai diampal,” ucap perekam dalam video tersebut.
Perekam juga menyoroti minimnya tenaga kesehatan yang terlihat berjaga saat kejadian berlangsung. Ia menyebut tidak menemukan perawat yang berada dalam kondisi siaga.
“Perawat tidak ada yang standby, biar hanya satu orang. Apakah sudah begini cara kerja di RS Toto Bone Bolango,” ujar perekam dalam rekaman yang beredar.
Selain menyampaikan keluhan, narasi dalam video juga berisi permintaan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango serta Bupati Bone Bolango agar melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan rumah sakit, terutama pada jam malam hingga dini hari.
Hingga Sabtu (7/2/2026), video tersebut telah ditonton ribuan kali dan memicu berbagai tanggapan dari warganet.
Sebagian komentar mempertanyakan kesiapan pelayanan kesehatan di fasilitas milik pemerintah daerah tersebut, khususnya dalam menangani pasien pada waktu di luar jam kerja normal.
Keluhan terkait layanan kesehatan pada jam malam kerap menjadi perhatian masyarakat karena rumah sakit daerah merupakan fasilitas rujukan utama, termasuk untuk penanganan kasus darurat.
(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)