Senin, 1 Juni 2026

Warga Boalemo Hanyut

7 Hari Tak Ada Hasil, Tim SAR Gorontalo Tutup Operasi Pencarian Hamid Lahabi 

Operasi pencarian terhadap korban yang diduga warga Desa Lahumbo, Kecamatan Tilamuta ditutup

Tayang:
Penulis: Rahmat Hambali | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto 7 Hari Tak Ada Hasil, Tim SAR Gorontalo Tutup Operasi Pencarian Hamid Lahabi 
TribunGorontalo.com/Rahmat Hambali
PENUTUPAN PENCARIAN — Basarnas bersama Tim gabungan mengunjungi sekaligus berpamitan di rumah korban Hamid Lahabi yang berada di Desa Lahumbo Kecamatan Tilamuta Boalemo, Minggu (31/05/2026). (Sumber : TribunGorontalo/Rahmat Hambali) 

Peristiwa ini bermula saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 09.45 hingga sekitar pukul 12.00 WITA.

Tim gabungan dan warga menemukan puluhan butir kelapa yang tergeletak di samping bendungan. 

Petugas juga mendapatkan satu buah tombak kelapa sepanjang kurang lebih 5 meter dengan ujung besi berukuran 700 cm.

Yiski Maasia, keponakan korban, membenarkan bahwa paman dan sepupunya itu memang sudah terbiasa mencari kelapa hanyut di bendungan tersebut.

"Korban dan Lisman setiap hujan, memang selalu menombak kelapa di bendungan," ujarnya.

Menurut Yiski, mereka biasanya berhasil mengumpulkan lebih dari 100 butir kelapa setiap kali hujan deras turun. Bahkan, mereka pernah mendapat hingga 1.000 butir lebih kelapa yang terbawa aliran air sungai melewati bendungan tersebut.

Salah satu teman kerja korban, Toni Musa menceritakan korban tersebut pada pagi hari masih bersama dengan dirinya.

"Pada pagi hari sebelum kejadian, korban bersama saya bekerja kelapa (sumbi kelapa)", Ungkap Toni kepada TribunGorontalo.com.

Menurutnya, sekitar pukul 08.00-09.00 Wita saya pulang kemudian dia menumpang untuk membeli bensin, pada saat itu langit sudah mulai mendung, akhirnya kami berboncengan untuk membeli bensin, dan korban di antar di rumah ibunya.

Baca juga: Sosok Lisman Lahabi, Korban Hanyut di Sungai Manggulipa Dikenal Pekerja Keras

PENCARIAN KORBAN -- Tim SAR Boalemo bersama warga sedang mencari Hamid Lahabi di sungai Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Selasa 26 Mei 2026. (Sumber : TribunGorontalo/Rahmat Hambali)
PENCARIAN KORBAN -- Tim SAR Boalemo bersama warga sedang mencari Hamid Lahabi di sungai Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Selasa 26 Mei 2026. (Sumber : TribunGorontalo/Rahmat Hambali)

Sedangkan untuk hujan turun mulai sekitar pukul 09.45 hingga pukul kurang lebih 12.00 Wita, dan korban tersebut ditemukan 13.00 Wita dengan keadaan sudah tidak bernyawa lagi.

Setiap kali hujan turun, Lisman memang kerap melakukan kebiasaannya menombak kelapa yang hanyut di sungai tersebut.

Berdasarkan informasi yang ditemui di lapangan, ditemukan puluhan biji kelapa yang tergeletak di samping bendungan, serta terdapat satu buah tombak dengan ukuran kurang lebih 5 meter, dan besinya berukuran 700 cm.

Menurut informasi, korban ditemukan pada saat air surut. Selain itu, terdapat darah di sekitar bendungan, yang diduga akibat terbenturnya kepala korban.

Sementara itu, Yiski Maasia yang merupakan sepupu dari korban menyampaikan bahwa korban sebelum pergi ke tempat kejadian perkara sempat minum kopi, namun hanya 2 kali cegukkan, korban juga masih sempat bercanda dengan teman saya.

Selain itu, sebelum pergi ke lokasi kejadian, korban masih sempat makan di rumah ibunya, korban kemudian sempat mengeluarkan beberapa kalimat yang diduga menjadi tandanya sebelum meninggal.

"Ini terakhir kali dia makan di sini," ujar Yiski kepada TribunGorontalo.

Yiski juga menambahkan bahwa korban tersebut sempat di tegur oleh pamannya, untuk tidak melakukan rutinitas seperti itu lagi. (*)

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved