Warga Boalemo Hanyut
Hari Keempat Pencarian Hamid Lahabi Korban Hanyut di Lahumbo Gorontalo
Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap Hamid Lahabi yang diduga terbawa arus di bendungan sungai Desa Lahumbo, Kecamatan Tilamuta
Penulis: Rahmat Hambali | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pencarian-Hamid-Lahabi-masih-berlanjut-dilakukan-oleh-tim-Sar.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pencarian hari keempat melibatkan Koramil Boalemo, Polairud Polda Gorontalo, BPBD, Damkar, Basarnas, serta masyarakat. Rute pencarian disisir dari Bendungan Lahumbo hingga Jembatan Modelomo
- Penyisiran sudah dilakukan secara optimal, namun korban belum ditemukan. Sungai yang dangkal mempermudah pencarian, tetapi perahu karet dan mopel tidak bisa digunakan
- Operasi akan dilanjutkan Jumat, 29 Mei 2026 pukul 08.00 Wita dengan fokus ke muara sungai. Tim masih menunggu instruksi
TRIBUNGORONTALO.COM – Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap Hamid Lahabi yang diduga terbawa arus di bendungan sungai Desa Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, Boalemo, Gorontalo, Kamis (28/05/2026).
Pada pencarian hari keempat, personel gabungan terdiri dari Koramil Boalemo, Polairud Polda Gorontalo, BPBD Boalemo, Damkar Boalemo, masyarakat, serta dihadiri oleh Ayahanda Desa Lahumbo.
Koordinator Pos SAR Marisa, Lukman Nul Karim, mengungkapkan perkembangan terkini hasil pencarian.
"Kita mulai melakukan pencarian pada pukul 07.30 Wita dari lokasi kejadian pertama yang berada di Bendungan Desa Lahumbo, kemudian kita memutuskan istirahat sebentar di salah satu kediaman warga tepat berada di sekitar sungai jembatan Tohulito sekitar pukul 11.15 Wita," ungkap Lukman saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Kamis (28/5/2026).
Ia menambahkan, pencarian korban yang diduga hilang terbawa arus akan dilanjutkan kembali pada pukul 14.00 Wita.
"Rute untuk pencarian lanjutan akan dilakukan setelah istirahat, dimulai dari sungai jembatan Tohulito sampai dengan sungai jembatan Modelomo," tuturnya.
Menurut Lukman, lokasi-lokasi yang dicurigai sudah disisir secara optimal, namun belum membuahkan hasil.
Lukman bersama personel gabungan akan terus berupaya mencari korban Hamid Lahabi.
"Kita sama-sama menginginkan agar korban bisa ditemukan, semoga korban segera kita temukan," tambah Lukman.
Ia menambahkan, warga yang terlibat dalam pencarian berjumlah sekitar 10 orang dan didampingi oleh Kepala Desa Lahumbo.
"Masyarakat yang ikut dalam pencarian ada yang sudah duluan berjalan mencari korban, dan ada juga yang sebagian berjalan bersama Basarnas," tuturnya.
Menurut Lukman, penyisiran selama empat hari sudah dilakukan secara optimal. Kondisi sungai yang dangkal dinilai mempermudah pencarian korban.
Dalam pencarian tersebut, ia mengungkapkan tidak ada kendala berarti, hanya kondisi sungai yang dangkal, namun pencarian belum membuahkan hasil.
Ia menegaskan pencarian Hamid Lahabi akan tetap berlanjut pada hari berikutnya.