Berita Viral Nasional

Ustaz Ditikam OTK saat Salat Subuh Berjamaah, Rupanya Ini Pemicunya

Suasana subuh di Masjid Baiturrahman, Morowali, tiba-tiba riuh, Senin (25/8/2025).  Hal itu lantaran seorang pemuka agama di masjid itu, Jumali

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
KASUS PENIKAMAN - Peristiwa mengejutkan terjadi di Masjid Baiturrahman, Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Senin (25/8/2025) subuh. Seorang ustaz bernama Jumali ditikam oleh pria tak dikenal saat sedang melaksanakan shalat berjamaah. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Suasana subuh di Masjid Baiturrahman, Morowali, tiba-tiba riuh, Senin (25/8/2025). 

Hal itu lantaran seorang pemuka agama di masjid itu, Jumali, tiba-tiba diserang oleh orang yang tak ia kenal. 

Masjid ini seperti informasi Tribun Palu, berada di Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Sang pria yang kerap disapa ustaz atau guru itu mendapat serangan saat menjalankan ibadah salat subuh berjamaah. 

Tak ada yang tahu bahwa sang ustaz bakala diserang dalam posisi menyembah sang tuhan. 

Karena itu, serangan itupun tak hanya membuat sang ustaz kaget dan luka, juga membuat jemaah lain tak percaya. 

Baca juga: Terungkap Identitas Polisi yang Ditemukan Tewas di Lombok Barat

Gara-gara serangan itu, Jumali mengalami luka serius akibat tusukan dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Hingga kini, kondisinya masih dalam perawatan tim medis.

Sebelum dirujuk ke rumah sakit, Jumali sempat memberikan penjelasan singkat mengenai kronologi kejadian.

Ia mengaku sempat menegur pelaku yang hendak masuk masjid tanpa melepas alas kaki.

“Saya lihat orang ini pakai sandal mau masuk masjid. Saya bilang, ‘Bang, sandalnya mohon dilepas di teras masjid.’ Setelah itu saya langsung masuk untuk adzan. Saat shalat, tiba-tiba saya ditusuk,” ujar Jumali.

Setelah kejadian berlangsung, aparat kepolisian segera datang ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku.

Identitas pelaku belum diungkap ke publik, dan motif penyerangan masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwajib.

Jumali dikenal sebagai sosok yang baik di kalangan jemaah. Ia bahkan mengajar Alquran di lingkungan sekitar. 

Sebetulnya kasus penyerangan terhadap seorang ustaz kerap terjadi di Indonesia. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved