Berita Viral Nasional

Ustaz Ditikam OTK saat Salat Subuh Berjamaah, Rupanya Ini Pemicunya

Suasana subuh di Masjid Baiturrahman, Morowali, tiba-tiba riuh, Senin (25/8/2025).  Hal itu lantaran seorang pemuka agama di masjid itu, Jumali

Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Ustaz Ditikam OTK saat Salat Subuh Berjamaah, Rupanya Ini Pemicunya
TribunGorontalo.com
KASUS PENIKAMAN - Peristiwa mengejutkan terjadi di Masjid Baiturrahman, Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Senin (25/8/2025) subuh. Seorang ustaz bernama Jumali ditikam oleh pria tak dikenal saat sedang melaksanakan shalat berjamaah. 

Meski tak punya data lengkap, namun ada catatan dari Tribun bahwa Ustaz asal Ciamis menjadi korban penganiayaan setelah menegur anak punk di jalan raya Jamanis-Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/7/2025) malam.

Baca juga: Siap-Siap, iPhone 17 Diperkirakan Dirilis Pada September 2025, Cek Bocoran Harga HPnya

Peristiwa berawal saat korban Syamsul Romli hendak membeli oleh-oleh bersama anaknya di wilayah Jamanis.

 Saat pulang, ia melihat ada anak punk yang sedang berjalan sempoyongan diduga dalam keadaan mabuk pada pukul 19.30 WIB.

 Kemudian, Syamsul pun menegurnya. Namun, setelah menegur, Syamsul langsung diserang anak punk bernama Ayi (26).

Syamsul mendapat tindak kekerasan menggunakan senjata tajam berupa taring babi hingga korban mengalami luka di bagian pelipis kiri.

Akibat kejadian, korban pun ditolong warga sekitar dan dibawa ke klinik terdekat untuk mendapat penanganan medis. 

Selanjutnya kasus ini dilaporkan ke Polsek Jamanis.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Herman Saputra membenarkan adanya aksi kekerasan yang dilakukan anak punk terhadap warga asal Ciamis tersebut.

"Awalnya korban sedang lewat dia melihat orang mabuk ditegur, dan orang yang ditegur ini tidak terima hingga melukai korban menggunakan taring babi," ucap AKP Herman ketika dikonfirmasi wartawan TribunPriangan.com, Kamis (3/7/2025).

Selain itu, pihaknya juga sudah mengamankan pelaku dan barang bukti terkait aksi kekerasan tersebut.

"Sudah kami amankan, dan pelaku mabuk setelah minum minuman keras dengan dioplos," jelasnya.

Menurut AKP Herman, korban mengalami luka di pelipis kiri akibat benda tajam milik pelaku.

"Pelaku memukul menggunakan taring babi ke korban, sobek pelipis kiri tapi tidak terlalu gede," ucap AKP Herman.

Berniat menegur, seorang ustaz asal Ciamis malah menjadi korban pemukulan yang dilakukan anak punk, di jalan raya Jaman.

(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved