Rabu, 4 Maret 2026

Berita Populer Gorontalo

GORONTALO TERPOPULER: 25 Pengendara Terjaring Operasi Satlantas-Pemprov Perketat Syarat Bantuan UMKM

Simak tiga berita yang masuk dalam daftar Gorontalo terpopuler hari ini Kamis 28 Agustus 2025.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto GORONTALO TERPOPULER: 25 Pengendara Terjaring Operasi Satlantas-Pemprov Perketat Syarat Bantuan UMKM
Kolase TribunGorontalo.com
GORONTALO TERPOPULER - Kolase tiga foto berita yang masuk dalam daftar Gorontalo terpopuler hari ini, Kamis (28/8/2025). Gorontalo terpopuler adalah berita lokal yang paling banyak dibaca oleh pembaca selama seharian. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Simak tiga berita yang masuk dalam daftar Gorontalo terpopuler hari ini Kamis 28 Agustus 2025.

Gorontalo terpopuler adalah berita lokal yang paling banyak dibaca oleh pembaca selama seharian.

Di dalamnya berisi tentang pemberitaan mengenai suatu peristiwa yang terjadi di Gorontalo, cerita menarik dari warga hingga kontestasi politik.

Berikut tiga berita yang masuk dalam daftar Gorontalo terpopuler hari ini Kamis 28 Agustus 2025:

1. 25 Pengendara Terjaring Operasi Satlantas Gorontalo, Mayoritas Tak Punya SIM dan STNK

RAZIA KENDARAAN -- Seorang pengendara tengah diperiksa surat-surat kendaraan oleh personel Satlantas Polresta Gorontalo Kota di Jalan Pangeran Hidayat, Kota Gorontalo, pada Kamis (28/8/2025). Mayoritas pengendara yang terjaring operasi karena tidak memiliki SIM dan STNK.
RAZIA KENDARAAN -- Seorang pengendara tengah diperiksa surat-surat kendaraan oleh personel Satlantas Polresta Gorontalo Kota di Jalan Pangeran Hidayat, Kota Gorontalo, pada Kamis (28/8/2025). Mayoritas pengendara yang terjaring operasi karena tidak memiliki SIM dan STNK. (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Sebanyak 25 kendaraan terjaring operasi penegakan hukum Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Gorontalo Kota di Jalan Pangeran Hidayat, pada Kamis (28/8/2025).

Pengamatan TribunGorontalo.com di lapangan, mayoritas pelanggar adalah pengendara roda dua. 

Mereka didominasi oleh mahasiswa, baik laki-laki maupun perempuan, meskipun ada juga dari kalangan pekerja.

Beberapa pengendara terlihat murung, ada yang menelepon seseorang, dan ada juga yang tak berhenti berbicara karena tidak terima kendaraannya ditilang. 

Pelanggaran yang ditemukan bervariasi, tetapi yang paling banyak adalah pengendara yang tidak memiliki SIM dan STNK.

Baca selengkapnya

2. Sosiolog Ungkap Akar Masalah Fenomena Warga Gorontalo Nekat Bekerja di Kamboja

SINDIKAT SCAMMER -- Dosen Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo, Halid Lemba, saat ditemui TribunGorontalo.com, Rabu (27/6/2025). Halid mengungkap fenomena banyaknya orang Indonesia yang ingin bekerja ke Kamboja.
SINDIKAT SCAMMER -- Dosen Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo, Halid Lemba, saat ditemui TribunGorontalo.com, Rabu (27/6/2025). Halid mengungkap fenomena banyaknya orang Indonesia yang ingin bekerja ke Kamboja. (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Fenomena warga Gorontalo yang nekat berangkat ke Kamboja untuk mencari pekerjaan dinilai bukan sekadar masalah individual. 

Menurut Halid Lemba, Dosen Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo, gejala ini merupakan fenomena sosial yang dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari kondisi ekonomi, budaya merantau, hingga sempitnya lapangan kerja di daerah.

“Ketika seseorang terhalang akses pekerjaan, kemungkinan-kemungkinan lain (termasuk yang berisiko) akan terbuka,” ungkap Halid kepada TribunGorontalo.com, Kamis (28/8/2025).

Ia menjelaskan, masalah ekonomi dapat mendorong seseorang mengambil jalan pintas, meskipun berisiko tinggi. 

Halid menekankan bahwa fenomena ini erat kaitannya dengan akar persoalan kemiskinan.

Baca selengkapnya

3. Pemprov Gorontalo Bakal Perketat Syarat Bantuan UMKM, Perokok Jadi Prioritas Evaluasi

BANTUAN UMKM -- Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah bersama para pelaku UMKM. Idah menjelaskan bahwa pemerintah akan mengevaluasi secara menyeluruh para penerima bantuan.
BANTUAN UMKM -- Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah bersama para pelaku UMKM. Idah menjelaskan bahwa pemerintah akan mengevaluasi secara menyeluruh para penerima bantuan. (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, menyampaikan pesan khusus saat menyerahkan bantuan bahan produksi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Kota Utara, Kamis (28/8/2025). 

Di hadapan ratusan penerima, ia menyinggung soal kebiasaan merokok.

"Yang hari ini masih merokok dimaafkan, tetapi tahun depan kami akan ketat memberikan penilaian," tegas Idah.

Peringatan itu muncul setelah Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo, Risjon Sunge, meminta para peserta untuk tidak merokok saat acara berlangsung.

"Ada yang suaminya merokok? Kalau ada yang merokok diam dulu sementara," ujar Risjon yang disambut tawa warga.

Baca selengkapnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved