Rabu, 4 Maret 2026

Berita Nasional

Bukan Karena Hutang, Begini Analisis Eks Kabareskrim Pembunuhan Kacab Bank BUMN

Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Susno Duadji, mengungkap analisisnya terkait motif di balik penculikan dan pembunuhan

Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Bukan Karena Hutang, Begini Analisis Eks Kabareskrim Pembunuhan Kacab Bank BUMN
TRIBUNNEWS/Bian Harnansa
WAWANCARA EKSKLUSIF - Mantan Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Susno Duadji saat Wawancara Eksklusif di Studio Tribun Network, Jakarta, Senin (22/8/2022). Dirinya pernah dipenjara selama 7 bulan 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Susno Duadji, mengungkap analisisnya terkait motif di balik penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta (37).

Menurut Susno, tindakan keji tersebut diduga kuat dilatarbelakangi oleh dendam pribadi.

Sebelumnya, beredar dugaan bahwa kasus ini berkaitan dengan kredit fiktif senilai Rp13 miliar.

Kredit fiktif merupakan tindak pidana perbankan yang melibatkan peminjaman dana menggunakan dokumen atau identitas palsu, tanpa niat untuk mengembalikannya.

Namun, Susno menilai dugaan tersebut tidak masuk akal.

“Kalau soal penggelapan kredit, itu tidak mungkin. Semua transaksi tercatat secara elektronik, tidak bisa dihapus begitu saja,” ujar Susno dalam tayangan Kompas TV, dikutip Selasa (26/8/2025).

Ia juga menepis kemungkinan bahwa pembunuhan dilakukan karena utang piutang.

Menurutnya, membunuh seorang pejabat bank tidak akan menghapus utang yang dimiliki oleh pihak lain.

“Kalau yang berutang orang lain, membunuh pejabat bank tidak akan menyelesaikan masalah. Itu logika yang keliru,” tegasnya.

Susno menduga ada orang dekat korban yang berperan sebagai informan atau bahkan dalang dalam peristiwa tersebut.

Ia mempertanyakan bagaimana pelaku bisa mengetahui keberadaan Ilham saat berada di supermarket, yang kemudian menjadi lokasi penculikan.

“Pasti ada yang memantau gerak-gerik korban. Tidak mungkin pelaku tahu lokasi korban secara kebetulan,” katanya.

Lebih lanjut, Susno menyebut bahwa empat pelaku penculikan yang telah ditangkap kemungkinan bukan otak utama pembunuhan.

Ia menekankan pentingnya mengungkap siapa yang memiliki motif kuat untuk menghilangkan nyawa korban.

“Saya yakin para penculik bukan dalangnya. Harus dicari siapa yang punya motivasi kuat, jangan diarahkan ke isu utang piutang,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved