Arya Husain Ditemukan
3 Kilometer Jauhnya Arya Husain Hanyut Hingga Ditemukan Meninggal di Muara Kota Gorontalo
Arya Husain (14), bocah asal Desa Luwoo, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, akhirnya ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di Sungai Bolango
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MUARA-KOTA-Pencitraan-menggunakan-Google-Earth-Muara-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Arya Husain (14), bocah asal Desa Luwoo, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, akhirnya ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di Sungai Bolango, Selasa (19/8/2025) sore.
Arya sebelumnya diketahui hanyut dari kawasan Jembatan Jodoh, Desa Tenggela, Kecamatan Tilango.
Pencarian dilakukan sejak ia dilaporkan tenggelam oleh warga yang menyaksikan kejadian itu.
Baca juga: Arkeolog Gorontalo Soroti Nasib Kota Tua di Tengah Modernisasi, Terancam Kehilangan Identitas
Setelah upaya pencarian bersama aparat dan warga, jasad Arya ditemukan sekitar pukul 19.00 WITA di muara Sungai Bolango, Kota Gorontalo.
Konfirmasi Kepala Kantor SAR Gorontalo, Heriyanto, Arya ditemukan berada 3 kilometer (km) dari titik ia hanyut.
Artinya, tubuh Arya terbawa arus cukup jauh sebelum akhirnya ditemukan.
Jenazah Arya kemudian dievakuasi dan dibawa pulang ke rumah duka di Desa Luwoo untuk dimakamkan.
“Ia sudah ditemukan sekitar pukul 17.30 Wita,” ungkap Halidin La Bidu, Kepala Seksi Operasi Basarnas Gorontalo, saat dikonfirmasi sore ini.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad Arya langsung dibawa ke rumah duka di Desa Luwoo tanpa singgah di rumah sakit.
“Sudah tidak di rumah sakit, langsung ke rumah duka,” tambah Halidin.
Kabar ditemukannya Arya disambut haru keluarga dan warga desa.
Meski duka menyelimuti, setidaknya penantian keluarga berakhir setelah kepastian mengenai keberadaan Arya terjawab.
KRONOLOGI
Seorang bocah bernama Arya Husain (14), warga Desa Luwoo, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, dilaporkan hanyut di Sungai Bolango pada Selasa (19/8/2025) sore.
Identitas korban dikonfirmasi oleh Kepala Desa Luwoo, Ibrahim Rahman, yang mewakili pihak keluarga.
Ibrahim menyebut, keluarga masih dalam kondisi trauma dan belum bisa memberikan keterangan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Ibrahim, peristiwa bermula sekitar pukul 16.30 Wita.
Saat itu, Arya bersama rekannya, Fikri, mendatangi Jembatan Jodoh di Jalan Ahmadi Hiola, Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.
Keduanya datang untuk mengecek ketinggian air setelah mendengar kabar debit Sungai Bolango meningkat.
Setelah berada di lokasi, Arya memutuskan turun ke sungai dengan kondisi tanpa busana.
Pakaian korban diketahui masih tertinggal di atas jembatan. Tak lama berselang, tubuh Arya terseret arus deras.
Fikri yang panik berusaha menolong dengan mengulurkan tangan.
Ia sempat berhasil memegang tangan Arya, namun genggamannya terlepas dan korban akhirnya hanyut terbawa arus.
Itu menjadi momen terakhir korban terlihat.
Fikri kemudian bergegas kembali ke Desa Luwoo untuk melaporkan kejadian tersebut.
Laporan baru diterima warga sekitar pukul 16.00 Wita.
Diperkirakan Arya sudah tenggelam sejak pukul 15.30 Wita, mengingat jarak tempuh dari lokasi kejadian ke desa membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
Tim SAR mulai melakukan penyisiran di sekitar Sungai Bolango sejak pukul 17.00 Wita.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian.
Perlu diketahui, Sungai Bolango memang sudah kerap memakan korban.
(*)
| THR Pensiunan PNS 2026 Masuk Rekening, Ini Besaran Tiap Golongan dari Taspen |
|
|---|
| Adhan Dambea Langsung Test Drive Mobil Bantuan BTN, Rencanakan untuk Pasar Murah Pemkot Gorontalo |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah Gorontalo Besok Rabu, 11 Maret 2026 Lengkap dengan Niat Puasa |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Kota Gorontalo Hari Ini Selasa, 10 Maret 2026 Beserta Doa Berbuka Puasa |
|
|---|
| Pemprov Gorontalo Siapkan Rp30 Miliar untuk THR ASN, Cair Tunggu Regulasi |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.