Objek Wisata Gorontalo
Ramai Saat Sore, Pesisir Danau Limboto Jadi Destinasi Santai Warga Gorontalo
Sore hari di Komplek Pendaratan Soekarno, Jalan Usman Isa, Desa Iluta, Kecamatan Batudaa, menghadirkan suasana yang tak hanya tenang,
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/DANAU-LIMBOTO-Potret-pesisir-Danau-Limboto-Gorontalo-yang-kini-jadi-tempat-warga-berkumpul.jpg)
Menurut Yunus, bronjong di tepi danau akan penuh saat matahari mulai merendah.
“Ada yang duduk bersama pasangan, teman maupun keluarga,” tambahnya.
Namun, di balik keindahan itu, ada rasa kecewa. Yunus menyayangkan lokasi ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Kalau dimanfaatkan ini bisa jadi destinasi baru. Meski memang sudah ada Pendaratan Soekarno, tapi kan lokasi itu sudah tidak ada yang datang,” ujarnya.
Harapan: Dari Tempat Nongkrong ke Destinasi Wisata
Warga berharap kawasan ini bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata baru.
Dengan penataan yang baik, pembukaan UMKM, dan fasilitas pendukung, tempat ini bisa menjadi magnet baru bagi wisata lokal Gorontalo.
Danau Limboto bukan sekadar danau. Ia adalah ruang hidup, ruang berkumpul, dan ruang cerita.
Kini tinggal bagaimana kita merawatnya, bukan hanya sebagai tempat singgah, tapi sebagai warisan yang layak dijaga dan dikembangkan. (*)