Objek Wisata Gorontalo

Ramai Saat Sore, Pesisir Danau Limboto Jadi Destinasi Santai Warga Gorontalo

Sore hari di Komplek Pendaratan Soekarno, Jalan Usman Isa, Desa Iluta, Kecamatan Batudaa, menghadirkan suasana yang tak hanya tenang,

Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
FOTO: Jefri Potabuga, TribunGorontalo.com.
DANAU LIMBOTO -- Potret pesisir Danau Limboto, Gorontalo, yang kini jadi tempat warga berkumpul. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Sore hari di Komplek Pendaratan Soekarno, Jalan Usman Isa, Desa Iluta, Kecamatan Batudaa, menghadirkan suasana yang tak hanya tenang, tapi juga penuh cerita.

Di tepian Danau Limboto, belasan warga duduk bersantai menikmati angin sepoi-sepoi dan cahaya matahari yang perlahan tenggelam di balik cakrawala.

Pantauan Tribun Gorontalo pada Selasa (12/8/2025) menunjukkan suasana yang hangat dan akrab.

Sekelompok anak muda berjejer rapi dengan motor mereka, menghadap danau seolah menyambut senja.

Baca juga: Cuma Rp 4 Jutaan! Ini 17 HP Kelas Menengah dengan Spek Mewah di Agustus 2025

Di sisi lain, sebuah mobil pribadi terparkir, penghuninya duduk bersama keluarga, menikmati momen kebersamaan.

Penjual sioman pun tampak setia menunggu pembeli. Ia tahu, menjelang malam, kawasan ini akan ramai oleh warga yang datang sekadar duduk, berbincang, atau sekadar menikmati suasana.

Di pinggir danau, berdiri sebuah rumah panggung megah yang menambah kesan estetika.

Sementara itu, para nelayan mulai menyintari danau, pulang dari mencari ikan, sebuah rutinitas yang menjadi bagian dari lanskap sore di Batudaa.

Suara Warga: Nyaman, Indah, Tapi Terabaikan

Puspitasari Djufri, warga Desa Bua, mengaku tempat ini menjadi favoritnya untuk bersantai.

“Saya sering berkunjung di tempat ini, tapi Minggu terakhir ini sudah mulai jarang karena sibuk kerja,” ujarnya.

Baginya, angin dan pemandangan danau adalah daya tarik utama.

“Di sini kalau sore hari indah. Apalagi ada angin dan keindahan danau jadi daya tarik tersendiri,” katanya.

Hal senada disampaikan Yunus Panani dari Kecamatan Batudaa. Ia menyebut lokasi ini sebagai destinasi alami bagi warga sekitar.

“Biasanya orang yang lewat pasti singgah, karena nyaman untuk nongkrong. Anak muda sini termasuk saya sering menjadikan ini tempat bersantai sembari berbincang dengan teman-teman,” ucapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved