Berita Populer
GORONTALO TERPOPULER: Polisi Kabur di Hari Pernikahan, Isi Chat Bripda Farhan Dibongkar Sukmawati
Kumpulan berita peristiwa, human interest story terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Rabu (13/8/2025).
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
"Sedikit menjelaskan saja bahwasanya kejadian tersebut memang itu anggota kita," kata Danu saat diwawancarai TribunGorontalo.com di Kantor Gubernur Gorontalo, Selasa (12/8/2025) sore.
Danu menegaskan, institusi sudah menjalankan seluruh prosedur sesuai aturan sebelum rencana pernikahan digelar.
"Persyaratan nikah sudah kita laksanakan semua, sudah kita naikkan pengantar ke Polda ke Biro SDM, Biddokes untuk dicek kesehatan," ungkapnya.
Tak hanya itu, kedua calon mempelai juga telah menjalani tes psikologi, tes kehamilan untuk calon mempelai wanita, dan dinyatakan sehat.
Bahkan, proses di Kantor Urusan Agama (KUA) sudah selesai, serta sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan, Perceraian, dan Rujuk (BP4R) pun telah digelar.
"Pada saat itu kedua calon mempelai dan keluarga masing-masing berkumpul. Masing-masing saling menanyakan apakah keduanya tidak bermasalah dan semuanya terpenuhi," tambahnya.
Bripda Farhan Kabur ke Palu di Hari Pernikahan, Dansat Brimob Gorontalo: Murni Masalah Mental
Bripda Tri Farhan Mahieu diduga melarikan diri ke Palu, Sulawesi Tengah, sehingga tidak hadir di acara pernikahannya sendiri.
Akibatnya, pernikahan Bripda Farhan dengan Sukmawati Rahman yang dijadwalkan pada Sabtu (9/8/2025) pun gagal.
Komandan Satuan Brigade Mobil (Dansat Brimob) Polda Gorontalo, Kombes Pol Danu Waspodo, menjelaskan bahwa Bripda Farhan telah melewati berbagai prosedur yang berlaku di kepolisian.
"Semua persyaratan nikah sudah kami laksanakan. Kami sudah mengirimkan pengantar ke Polda, ke Biro SDM, dan Biddokes untuk cek kesehatan," kata Kombes Danu kepada TribunGorontalo.com, Selasa (12/8/2025).
Selain itu, kedua calon mempelai juga telah menjalani tes psikologi dan tes kehamilan untuk calon mempelai wanita.
Hasilnya, keduanya dinyatakan sehat. Proses di Kantor Urusan Agama (KUA) juga sudah selesai, bahkan sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan, Perceraian, dan Rujuk (BP4R) telah digelar.
"Saat itu, kedua calon mempelai dan keluarga masing-masing berkumpul. Mereka saling menanyakan apakah ada masalah, dan semuanya terpenuhi," tambahnya.
Meski demikian, pernikahan batal dilaksanakan karena pada hari H, Bripda Farhan justru tidak hadir.
"Ini murni masalah mental anggota. Institusi sudah bekerja dengan baik," tegas Danu.
(TribunGorontalo.com/Tim Redaksi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berpop-13-Agustus-2025.jpg)