Berita Populer
GORONTALO TERPOPULER: Polisi Kabur di Hari Pernikahan, Isi Chat Bripda Farhan Dibongkar Sukmawati
Kumpulan berita peristiwa, human interest story terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Rabu (13/8/2025).
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM – Kumpulan berita peristiwa, human interest story terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Rabu (13/8/2025).
Gorontalo terpopuler ini merupakan berita lokal yang paling banyak dibaca sejak Selasa (11/8) kemarin.
Berita pertama mengenai isi chat Bripda Farhan usai batal menikahi Sukmawati.
Selanjutnya respons Dansat Brimob Polda Gorontalo terhadap polemik anggota Brimob pergi ke luar daerah tanpa izin.
Berikut tiga berita lokal terpopuler yang telah tayang di TribunGorontalo.com pada 12 Agustus 2025.
Bikin Nyesek, Sukmawati Bongkar Isi Chat Bripda Farhan Setelah sang Polisi Gorontalo Tak Hadiri Akad
Sukmawati Rahman (24) gagal menikah dengan pujaan hatinya, Bripda Tri Farhan Mahieu.
Hal ini dikarenakan Bripda Farhan mendadak menghilang di hari H pernikahan pada Sabtu (9/8/2025) pagi.
Pihak keluarga Sukmawati sangat terpukul. Bahkan, ibu Sukmawati, Fatmawati Soman, harus dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya memburuk.
Noldi Otaha, sepupu Sukmawati, menjelaskan kepada TribunGorontalo.com pada Selasa (12/8/2025), bahwa kedua pasangan telah sepakat menikah setelah musyawarah bersama keluarga.
Namun, saat ijab kabul akan dimulai, calon mempelai pria yang dikenal dengan nama Farhan, seorang anggota Brimob, tak kunjung datang bersama keluarganya.
Baca juga: Viral Struk Royalti Musik di Restoran, Cek Fakta dan Pandangan Pengamat
"Malamnya mereka masih sempat chatting di WhatsApp. Tapi entah kenapa tiba-tiba tidak ada kabar. Si laki-laki mendadak hilang," ujar Noldi.
Pihak keluarga Sukmawati sangat syok, apalagi dari pihak keluarga Farhan tidak ada satu pun yang hadir.
Akhirnya, acara yang seharusnya menjadi resepsi pernikahan terpaksa dialihkan menjadi acara pembaiatan khitanan adik Sukmawati pada malam hari.
Tinggalkan Calon Istri dan Kabur ke Palu, Dansat Brimob Gorontalo Sebut Bripda Tri Langgar Disiplin
Komandan Satuan Brigade Mobil (Dansat Brimob) Polda Gorontalo, Kombes Pol Danu Waspodo, angkat bicara terkait kaburnya salah satu anggotanya, Bripda Tri Farhan Mahieu, di hari akad nikah.
"Sedikit menjelaskan saja bahwasanya kejadian tersebut memang itu anggota kita," kata Danu saat diwawancarai TribunGorontalo.com di Kantor Gubernur Gorontalo, Selasa (12/8/2025) sore.
Danu menegaskan, institusi sudah menjalankan seluruh prosedur sesuai aturan sebelum rencana pernikahan digelar.
"Persyaratan nikah sudah kita laksanakan semua, sudah kita naikkan pengantar ke Polda ke Biro SDM, Biddokes untuk dicek kesehatan," ungkapnya.
Tak hanya itu, kedua calon mempelai juga telah menjalani tes psikologi, tes kehamilan untuk calon mempelai wanita, dan dinyatakan sehat.
Bahkan, proses di Kantor Urusan Agama (KUA) sudah selesai, serta sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan, Perceraian, dan Rujuk (BP4R) pun telah digelar.
"Pada saat itu kedua calon mempelai dan keluarga masing-masing berkumpul. Masing-masing saling menanyakan apakah keduanya tidak bermasalah dan semuanya terpenuhi," tambahnya.
Bripda Farhan Kabur ke Palu di Hari Pernikahan, Dansat Brimob Gorontalo: Murni Masalah Mental
Bripda Tri Farhan Mahieu diduga melarikan diri ke Palu, Sulawesi Tengah, sehingga tidak hadir di acara pernikahannya sendiri.
Akibatnya, pernikahan Bripda Farhan dengan Sukmawati Rahman yang dijadwalkan pada Sabtu (9/8/2025) pun gagal.
Komandan Satuan Brigade Mobil (Dansat Brimob) Polda Gorontalo, Kombes Pol Danu Waspodo, menjelaskan bahwa Bripda Farhan telah melewati berbagai prosedur yang berlaku di kepolisian.
"Semua persyaratan nikah sudah kami laksanakan. Kami sudah mengirimkan pengantar ke Polda, ke Biro SDM, dan Biddokes untuk cek kesehatan," kata Kombes Danu kepada TribunGorontalo.com, Selasa (12/8/2025).
Selain itu, kedua calon mempelai juga telah menjalani tes psikologi dan tes kehamilan untuk calon mempelai wanita.
Hasilnya, keduanya dinyatakan sehat. Proses di Kantor Urusan Agama (KUA) juga sudah selesai, bahkan sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan, Perceraian, dan Rujuk (BP4R) telah digelar.
"Saat itu, kedua calon mempelai dan keluarga masing-masing berkumpul. Mereka saling menanyakan apakah ada masalah, dan semuanya terpenuhi," tambahnya.
Meski demikian, pernikahan batal dilaksanakan karena pada hari H, Bripda Farhan justru tidak hadir.
"Ini murni masalah mental anggota. Institusi sudah bekerja dengan baik," tegas Danu.
(TribunGorontalo.com/Tim Redaksi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berpop-13-Agustus-2025.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.