Balap Liar di Gorontalo
Patroli Tarawih hingga Subuh, Polisi Gorontalo Hentikan Trek-trekan Ramadan
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Gorontalo secara resmi meningkatkan intensitas pengamanan di titik-titik rawan
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ditlantas-Polda-Gorontalo-saat-melakukan-razia-balap-liar.jpg)
Ringkasan Berita:
- Polisi meningkatkan pengamanan dengan patroli malam hingga subuh setiap hari untuk mencegah balap liar dan aktivitas ugal-ugalan remaja
- Trek-trekan di kawasan Tugu Saronde dan depan SMAN 3 Gorontalo menjadi fokus utama karena sering menimbulkan kecelakaan dan keresahan warga.
- Selain penindakan, polisi juga menjalankan program sosial seperti pembagian takjil (Kolantas Peduli) dan pembersihan fasilitas umum mendukung program ASRI
TRIBUNGORONTALO.COM – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Gorontalo secara resmi meningkatkan intensitas pengamanan di titik-titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada Ramadan 1447H.
Fokus utama pihak kepolisian kali ini adalah melakukan patroli intensif guna mengantisipasi maraknya aksi balap liar yang kerap meresahkan warga Kota Gorontalo.
Langkah preventif ini diambil mengingat aktivitas remaja di jalanan cenderung meningkat drastis selama bulan puasa, terutama pada jam-jam rawan.
Polda Gorontalo telah memetakan jadwal patroli yang dimulai tepat setelah pelaksanaan salat Tarawih hingga menjelang waktu sahur.
Tidak berhenti di situ, petugas juga melanjutkan penyisiran jalanan pada waktu krusial, yakni setelah salat Subuh hingga matahari terbit.
Aktivitas pemuda yang melakukan sahur on the road menjadi salah satu perhatian khusus aparat karena sering kali berujung pada aksi ugal-ugalan.
Banyak kelompok pemuda yang berkeliling kota dengan dalih menunggu waktu subuh, namun justru memicu terjadinya gangguan keselamatan jalan.
Direktur Lalu Lintas Polda Gorontalo, Kombes Pol Lukman Cahyono, menegaskan bahwa peningkatan patroli ini adalah bentuk kehadiran negara untuk menjamin kenyamanan ibadah masyarakat.
"Kami melaksanakan patroli malam dan patroli subuh setiap hari selama Ramadan untuk menekan potensi gangguan keamanan," ujar Lukman dalam keterangannya.
Baca juga: Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gusnar-Idah: Pemprov Gorontalo Serahkan Bantuan Komunitas Bentor
Ia menyebutkan bahwa balap liar atau "trek-trekan" menjadi atensi utama karena risiko fatalitas kecelakaan yang sangat tinggi.
Aktivitas ini dianggap sangat berbahaya karena dilakukan tanpa memperhatikan standar keselamatan bagi pelaku maupun pengguna jalan lain.
"Balap liar ini sangat berbahaya. Karena itu menjadi atensi kami. Personel kami tugaskan setiap hari untuk mengantisipasi kegiatan tersebut," tegasnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, lokasi yang sering dijadikan arena adu kecepatan adalah kawasan Tugu Saronde di pusat Kota Gorontalo.
Selain Tugu Saronde, sepanjang jalan di depan SMAN 3 Gorontalo juga dilaporkan kerap menjadi lokasi favorit anak muda untuk memacu kendaraan.