Sabtu, 14 Maret 2026

Ramadan 2026

Puasa Lebih Dulu dari Ketentuan Pemerintah, Ini Kata Jamaah Masjid Darul Arqam Gorontalo

Jon Hendra, jamaah Masjid Darul Arqam Gorontalo, hal tersebut bukan sesuatu yang perlu dipersoalkan secara berlebihan.

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Puasa Lebih Dulu dari Ketentuan Pemerintah, Ini Kata Jamaah Masjid Darul Arqam Gorontalo
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
JEMAAH MUHAMMADIYAH -- Jon Hendra, jamaah Masjid Darul Arqam Gorontalo. Jon angkat bicara soal perbedaan 1 Ramadan 1447H. 

Ringkasan Berita:
  • Jon Hendra menilai perbedaan penetapan 1 Ramadan tidak memengaruhi kualitas ibadah, semua bergantung pada keyakinan masing-masing
  • Ia menekankan bahwa puasa adalah soal pemaknaan pribadi, bukan kapan dimulai, serta mengingatkan agar perbedaan tidak dijadikan alasan perpecahan
  • Jon terbiasa berpuasa sejak kecil, memilih ikan sebagai menu sahur ketimbang ayam, dan merasa suasana Ramadan di Gorontalo tetap akrab meski ia perantau dari Manado

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Perbedaan penetapan 1 Ramadan kembali menjadi perbincangan di tengah masyarakat.

Namun bagi Jon Hendra, jamaah Masjid Darul Arqam Gorontalo, hal tersebut bukan sesuatu yang perlu dipersoalkan secara berlebihan.

Ditemui usai menunaikan salat zuhur, Jon menyampaikan pandangannya dengan santai namun tegas. Ia menilai perbedaan awal puasa tidak berdampak pada kualitas ibadah seseorang.

“Menurut saya tidak berdampak pada ibadah, semua tergantung keyakinan masing-masing,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Menurut Jon, perbedaan yang terjadi setiap tahun sudah menjadi bagian dari dinamika umat. Yang terpenting, kata dia, perbedaan itu tidak dijadikan alasan untuk saling menyalahkan.

“Perbedaan ini jangan jadi alat untuk perpecahan,” tegasnya.

Ia menambahkan, makna puasa sejatinya kembali pada bagaimana setiap individu memaknainya. Baginya, hari pertama puasa bukan sesuatu yang berat untuk dijalani.

“Tidak terasa, sudah sejak dulu diajarkan juga oleh orang tua,” katanya.

Jon mengaku sudah terbiasa menjalani ibadah puasa sejak kecil. Tradisi keluarga yang kuat membuatnya tak merasa kesulitan saat memasuki Ramadan.

Menariknya, cerita sahur pertamanya di Gorontalo disampaikan dengan nada ringan. Jika di sejumlah daerah ayam kerap menjadi menu andalan saat sahur pertama, Jon justru memilih menu berbeda.

“Saya tidak terlalu suka ayam, jadi ikan saja,” ujarnya sambil tertawa.

Baca juga: Menu Buka Puasa di Masjid Darul Arqam Gorontalo Selama Ramadan, 100 Porsi Setiap Hari

MENU BUKA PUASA -- Masjid Darul Arqam Gorontalo tampak depan gerbang. Masjid ini menyediakan menu-menu favorit untuk masyarakat yang berbuka puasa selama Ramadan.
MENU BUKA PUASA -- Masjid Darul Arqam Gorontalo tampak depan gerbang. Masjid ini terletak di Limba B, Kota Gorontalo (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Ia menyebut, memang di beberapa daerah ayam sering menjadi pilihan utama saat sahur pertama, namun semuanya kembali pada selera masing-masing.

Sebagai perantau asal Manado, Jon juga berbagi kesan menjalani Ramadan jauh dari keluarga. Ia baru dua minggu berada di Gorontalo, namun tetap merasa suasana Ramadan akrab.

Menurutnya, nuansa Ramadan di Gorontalo tidak jauh berbeda dengan kampung halaman karena masih berada dalam satu rumpun budaya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 14 Maret 2026 (24 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:05
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved