Pemkab Gorontalo
Pemkab Gorontalo Fasilitasi Kemitraan LSM Barakati dan RM Mawar Sharon, Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah Kabupaten memfasilitasi kemitraan strategis antara LSM Barisan Praja Bakti (Barakati) dengan pemilik rumah makan swasta
Penulis: Fajri A Kidjab | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pemkab-memfasilitasi-kemitraan-pelaku-UMKM-dengan-Mawar-Sharon.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemkab Gorontalo menjembatani kerja sama antara LSM Barakati dan RM Mawar Sharon untuk membantu pemasaran produk lokal, seperti ayam kampung KUB dan hasil perikanan, guna menghindari permainan harga oleh tengkulak
- Kolaborasi ini bertujuan memperkuat sektor UMKM sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah agar terhindar dari risiko deflasi
- LSM Barakati berupaya mengubah stigma negatif LSM dengan membangun kemandirian ekonomi untuk mendanai program sosial secara swadaya
TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Kabupaten Gorontalo memfasilitasi kemitraan strategis antara LSM Barisan Praja Bakti (Barakati) dengan pemilik rumah makan di Telaga, RM Mawar Sharon.
Kolaborasi ini dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gorontalo hingga Disperindag di Ruang Kerja Sekda Kabupaten Gorontalo, Rabu (11/2/2026).
Pertemuan tersebut difokuskan pada pendampingan sektor usaha masyarakat dan menjaga stabilitas inflasi daerah.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Gorontalo, Zulkifli Lasalewo, menyatakan bahwa kerja sama ini bertujuan memfasilitasi berbagai sektor usaha, mulai dari peternakan seperti kandang ayam, perikanan, hingga pengembangan UMKM.
Langkah ini merupakan bagian dari visi Bupati untuk merangsang pertumbuhan ekonomi publik, termasuk pengembangan usaha kedai kopi (coffee shop) di setiap kecamatan.
"Melalui pola kemitraan eksternal ini, kami mendampingi LSM Barakati untuk memfasilitasi kerja sama usaha bagi para ASN maupun masyarakat umum," ujar zulkifli kepada TribunGorontalo.com sesuai rapat, Rabu (11/2/2026).
Selain pengembangan usaha, pemerintah daerah juga fokus pada pengendalian inflasi.
Ia berharap melalui berbagai program, termasuk rencana penyelenggaraan pasar murah yang didukung oleh Bank Indonesia, angka inflasi tetap terjaga dan tidak merosot ke arah deflasi.
Ke depan, sinergi ini diharapkan dapat membuka lebih banyak sektor usaha baru untuk memperkuat struktur ekonomi di tingkat kecamatan hingga kabupaten.
Sementara itu, Ketua LSM Barakati, Dedy Palyama, mengungkapkan bahwa unit usaha UMKM mereka yang bergerak di bidang peternakan ayam kampung KUB dan perikanan sempat mengalami kesulitan dalam menyalurkan hasil produksi.
Saat ini, terdapat sekitar 1.000 ekor ayam yang telah masuk masa produksi namun sulit dipasarkan karena adanya permainan harga oleh tengkulak.
"Alhamdulillah, melalui pemerintah daerah, kami dipertemukan dengan mitra sebagai pengambil hasil produksi. Kami sangat mengapresiasi Pak Sekda yang memimpin langsung rapat fasilitasi ini," ujar Dedi.
Dedi menjelaskan bahwa LSM Barakati, yang dibentuk pada tahun 2022 oleh para lulusan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), memiliki misi untuk mengubah stigma negatif LSM dengan membangun kemandirian ekonomi.
Melalui unit usaha mandiri, organisasi ini mampu mendanai berbagai program sosial secara swadaya, seperti bantuan kekeringan di tujuh titik serta pembangunan Kampung dan Rumah Merah Putih di wilayah Bone Bolango dan sekitarnya.
Pola kemitraan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada LSM Barakati, tetapi juga menjadi model bagi pelaku UMKM lain di Kabupaten Gorontalo.
Pemerintah daerah diharapkan terus berperan sebagai fasilitator untuk memperkuat ekosistem ekonomi lokal melalui kolaborasi antara produsen kecil dan mitra usaha besar.
"Kemandirian ekonomi organisasi akan menghilangkan ekses negatif dalam berorganisasi. Dengan dukungan pemasaran yang stabil, geliat ekonomi daerah akan berjalan dengan sendirinya," pungkas Dedi. (*)