Rabu, 11 Maret 2026

Berita Nasional

Demo 100 Ribu Warga Pati: Tuntutan Meluas Meski Kenaikan PBB Sudah Dibatalkan

Gelombang protes besar-besaran terjadi Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025). Diperkirakan sekitar 100 ribu

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Demo 100 Ribu Warga Pati: Tuntutan Meluas Meski Kenaikan PBB Sudah Dibatalkan
TRIBUN
DEMO DI PATI - Bupati Pati Minta Maaf dan Janji Kembalikan Uang Rakyat namun Tetap Salahkan Para Pendemo. 

Polresta Pati mengerahkan 2.684 personel gabungan dari 14 polres, TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan instansi lainnya untuk mengawal jalannya aksi.

Kepala Polresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menegaskan pendekatan humanis dan dialogis menjadi prioritas.

“Kami utamakan komunikasi agar tidak terjadi gesekan. Pengamanan dilakukan profesional, sesuai SOP,” ujarnya.

Petugas juga diingatkan untuk mengantisipasi potensi provokasi dan melarang peserta membawa barang terlarang seperti senjata tajam, petasan, atau bahan peledak.

Rekayasa lalu lintas dan pemetaan titik rawan telah disiapkan untuk menghindari kemacetan.

Menanggapi aksi tersebut, Bupati Sudewo menyatakan bahwa tuntutan utama seperti kenaikan PBB dan kebijakan lima hari sekolah telah dibatalkan.

Ia menduga aksi massa tidak murni dan ditunggangi kepentingan politik.

“Kalau sudah dibatalkan tapi masih demo, berarti ada yang menunggangi. Ini bukan murni aspirasi rakyat,” kata Sudewo di Pendopo Kabupaten Pati.

Sebelumnya, Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono, menyebut Presiden RI sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, telah menegur Sudewo terkait rencana kenaikan PBB. Sudewo pun langsung membatalkan kebijakan tersebut.

Sudaryono mengajak warga Pati menjaga kondusivitas menjelang HUT ke-80 RI.

“Mari kita jaga suasana agar tetap damai dan penuh semangat kebangsaan,” ujarnya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved