Berita Internasional
Putin Kunjungi AS Lagi, Trump Optimis Bisa Bujuk Rusia Akhiri Perang
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang akan digelar
TRIBUNGORONTALO.COM -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang akan digelar pada Jumat depan di Alaska.
Pertemuan ini menjadi momen penting karena akan menjadi kunjungan kedelapan Putin ke AS sejak menjabat sebagai Presiden Rusia, sekaligus upaya terbaru Trump untuk mengakhiri perang yang masih berkecamuk antara Rusia dan Ukraina.
Pengumuman ini disampaikan Trump melalui unggahan di media sosial, hanya beberapa jam setelah ia memberi tahu wartawan bahwa topik utama pertemuan nanti adalah konflik di Ukraina.
“Saya percaya kita punya peluang nyata untuk mencapai kesepakatan damai,” ujar Trump dengan nada optimis namun berhati-hati.
Kunjungan terakhir Putin ke Amerika Serikat terjadi pada September 2015 saat menghadiri Majelis Umum PBB di New York dan bertemu dengan Presiden Barack Obama.
Sejak saat itu, hubungan kedua negara mengalami dinamika yang kompleks, dan pertemuan ini diyakini dapat membuka lembaran baru dalam diplomasi Rusia-AS.
Meski harapan tinggi melekat pada pertemuan tersebut, para analis politik mengingatkan bahwa jarak pandang Moskow dan Kyiv terkait syarat perdamaian masih cukup jauh.
Kremlin sendiri belum memberikan konfirmasi resmi terkait rencana pertemuan ini.
Jika terlaksana, ini akan menjadi pertemuan puncak pertama antara Trump dan Putin sejak tahun 2021, ketika Presiden AS sebelumnya, Joe Biden, bertemu Putin di Jenewa.
Pertemuan di Alaska ini bukan hanya sekadar diplomasi biasa.
Trump berharap langkah ini dapat menjadi terobosan dalam menyudahi konflik berdarah yang sudah berlangsung lebih dari dua tahun dan membawa ketidakstabilan global.
Seiring dunia menanti hasil pertemuan tersebut, banyak pihak berharap dialog langsung ini bisa menjadi kunci untuk membuka jalan perdamaian yang sudah lama dinanti.
Namun, tantangan besar tetap ada, terutama bagaimana mengakomodasi tuntutan masing-masing pihak agar gencatan senjata dan perdamaian benar-benar terwujud. (*)
| Intelijen Korea Selatan Sebut Kim Jong Un Siapkan Putrinya Jadi Pewaris Kepemimpinan Korea Utara |
|
|---|
| WhatsApp Diblokir Total di Rusia, Kremlin Dorong Warga Gunakan Aplikasi Pesan Nasional |
|
|---|
| Iran Sebut Amerika Ajukan Empat Syarat untuk Hindari Perang, Negosiasi Nuklir Masih Berlangsung |
|
|---|
| Analisis Geopolitik Jika Amerika Berani Serang Iran, Kapal Induk USS Abraham Lincoln Bisa Tenggelam |
|
|---|
| Dituduh Amerika Uji Coba Nuklir, China Bantah Sebut Trump Sebarkan Narasi Palsu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERTEMUAN-PRESIDEN-Dua-presiden-paling-berpengaruh-di-dunia-bakal-bertemu-dalam-waktu-dekat-ini.jpg)