Berita Internasional
Utusan Khusus Trump Bakal Terbang ke Moskow, Taruhan Terakhir Gencatan Senjata dengan Putin
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengirim utusan khususnya, Steve Witkoff, ke Moskow pekan ini dalam upaya terakhir memaksa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Api-dan-asap-mengepul-setelah-serangan-pesawat-nirawak-Rusia.jpg)
Andriy Kovalenko, kepala Pusat Penangkal Disinformasi di Dewan Keamanan Nasional Ukraina, menyebut kunjungan Witkoff ini sebagai “kesempatan terakhir” Rusia untuk menghentikan perang. Jika gagal, Kovalenko menegaskan sanksi pasti dijatuhkan.
Meski demikian, sebagian pengamat Ukraina pesimistis Trump berani menghukum pembeli utama energi Rusia.
Oleksandr Merezhko, anggota partai Zelenskyy sekaligus ketua komite urusan luar negeri parlemen Ukraina, ragu Trump akan berani menyasar China dan India.
“Mungkin Trump akan menerapkan semacam tarif, tapi tidak akan menghentikan China dan India membeli minyak dan gas Rusia,” kata Merezhko.
Menurutnya, dilema Trump adalah menjaga citra tegas di mata publik, tapi enggan merusak hubungan dagang dengan Beijing dan New Delhi.
Hubungan AS-Rusia sendiri makin panas sejak pekan lalu. Trump terlibat adu kata dengan Dmitry Medvedev, mantan presiden Rusia yang kini duduk sebagai wakil ketua Dewan Keamanan Rusia.
Medvedev menyebut ultimatum Trump “sebuah ancaman dan langkah menuju perang, bukan antara Rusia dan Ukraina, tetapi dengan negaranya sendiri.”
Trump membalas dengan memerintahkan dua kapal selam nuklir AS bergerak ke “wilayah yang sesuai” sebagai respons atas pernyataan Medvedev yang disebut Trump sebagai “provokasi berbahaya”. (*)
| Hari Keenam Perang Iran-Amerika: Kapal Perang Tenggelam, Rudal Hantam Banyak Negara |
|
|---|
| Trump Ingin Terlibat Tentukan Pemimpin Baru Iran, Tolak Putra Ali Khamenei |
|
|---|
| Mayoritas Senat Dukung Trump, Hasilnya Amerika Bisa Lanjutkan Serangan ke Iran |
|
|---|
| Ledakan Guncang Ibukota Iran di Hari Kelima Perang dengan Amerika, Serangan Terjadi saat Fajar |
|
|---|
| Terungkap! CCTV Iran Diretas untuk Lacak Rute Harian Ali Khamenei Sebelum 30 Rudal Ditembakkan |
|
|---|