Jumat, 6 Maret 2026

Penganiayaan di Kota Gorontalo

Kronologi Faad Tukang Bakso Dibacok Pria di Kota Gorontalo, Pelaku Suruh Beli Es

Faad (23), seorang pedagang bakso di Kota Gorontalo, mengalami kejadian tragis pada Rabu (30/7/2025).

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kronologi Faad Tukang Bakso Dibacok Pria di Kota Gorontalo, Pelaku Suruh Beli Es
Generated by AI
KORBAN PEMBACOKAN -- Ilustrasi penganiayaan, dibuat oleh kecerdasan buatan, ChatGPT. Seorang pedagang bakso pangsit di Kota Gorontalo mengalami kejadian tragis. Ia dibacok oleh seorang pria di kawasan RSIA Sitti Khadijah pada Rabu (30/7/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM – Faad (23), seorang pedagang bakso di Kota Gorontalo, mengalami kejadian tragis pada Rabu (30/7/2025).

Ia harus menjalani perawatan darurat di RSIA Sitti Khadijah Aisyiyah setelah kepalanya dibacok oleh seorang pemuda berinisial DA (20).

Kejadian ini bermula saat DA menyuruh Faad untuk membelikannya es.

Akibat terlalu sibuk melayani pembeli, Faad tidak mengindahkan permintaan tersebut.

DA dan Faad sempat terlibat adu mulut, sebelum akhirnya DA membacok kepala Faad.

Akibat luka yang cukup dalam, Faad segera dilarikan ke UGD RSIA Sitti Khadijah dalam kondisi bersimbah darah.

Warga sekitar pun melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib.

Kurang dari satu jam setelah insiden, DA berhasil diamankan oleh Tim Resmob Rajawali Polresta Gorontalo Kota.

Faad sempat dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD) RSIA Sitti Khadijah Aisyiyah pada Rabu (30/7/2025). Tetapi hanya beberapa jam kemudian ia sudah bisa kembali ke indekosnya di Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Baca juga: Faad, Penjual Bakso Korban Pembacokan di Kota Gorontalo Kini Pulang dari Rumah Sakit

Faad pulang dari rumah sakit

KASUS PEMBACOKAN -- RSIA Sitti Khadijah Aisyiyah di Jl Nani Wartabone, Kelurahan Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Rumah sakit ini merupakan tempat Faad dirawat setelah dibacok oleh orang tak dikenal (Sumber Foto:TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)
KASUS PEMBACOKAN -- RSIA Sitti Khadijah Aisyiyah di Jl Nani Wartabone, Kelurahan Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Rumah sakit ini merupakan tempat Faad dirawat setelah dibacok oleh orang tak dikenal (Sumber Foto:TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga) (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Menurut Sandi, rekan sesama pedagang, Faad sudah kembali dari rumah sakit sejak Rabu malam dan kondisinya terlihat membaik.

"Dari semalam sudah kembali, tapi saya tidak tahu jam berapa karena saat itu saya sudah tidur," ujar Sandi kepada TribunGorontalo.com, Kamis (31/7/2025).

Sandi menjelaskan, Faad adalah warga Desa Ampana, Jember, Jawa Timur.

Sehari-hari, ia berjualan bakso pangsit di Jalan Nani Wartabone, Kelurahan Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Sandi lantas membantah rumor yang menyebut Faad adalah seorang mahasiswa. "Bukan mahasiswa dia, Mas. Hoaks itu, hanya seperti kami, dia (Faad) menjual pangsit," jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved