Penganiayaan di Kota Gorontalo
Kronologi Faad Tukang Bakso Dibacok Pria di Kota Gorontalo, Pelaku Suruh Beli Es
Faad (23), seorang pedagang bakso di Kota Gorontalo, mengalami kejadian tragis pada Rabu (30/7/2025).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-penganiayaan-dibuat-oleh-kecerdasan-buatan-ChatGPT.jpg)
Kondisi mental Faad juga terlihat baik-baik saja dan tidak menunjukkan tanda-tanda trauma. Ia bahkan sudah menghubungi keluarganya di Jember untuk menceritakan kejadian yang menimpanya.
Korban diketahui memiliki hubungan yang baik dengan warga sekitar dan dikenal sangat ramah kepada para pembeli.
"Pangsit yang dijual Mas itu enak sekali," kata MM, seorang karyawan swasta, kepada TribunGorontalo.com, Rabu (30/7/2025).
MM menduga tindakan kekerasan yang dilakukan pelaku disebabkan oleh persaingan bisnis.
"Mungkin karena persaingan, ya. Kami tahu dagangannya laku terus. Tapi saya juga tidak tahu pasti," tuturnya.
Pelaku berhasil diamankan oleh warga sekitar dan langsung diserahkan ke pihak kepolisian.
Saat ini, kasus tersebut sedang diselidiki oleh Polresta Gorontalo Kota, dan beberapa saksi mata sedang dimintai keterangan.
Namun, polisi belum memberikan keterangan resmi terkait motif penganiayaan yang dialami penjual bakso pangsit.
(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)