Berita Viral
Musibah Jumat Dini Hari di Semarang, Satu Keluarga Hangus dalam Kobaran Api
Sebuah insiden mengerikan mengguncang kawasan Jalan Pesanggrahan Raya, Mlatibaru, Semarang Timur, Jumat dini hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kebakaran-dfjhdhghj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Sebuah insiden mengerikan mengguncang kawasan Jalan Pesanggrahan Raya, Mlatibaru, Semarang Timur, Jumat dini hari.
Lima individu dari satu keluarga meregang nyawa setelah rumah mereka dilalap si jago merah.
Seluruh korban, termasuk seorang wanita hamil dan seorang balita, ditemukan tak bernyawa di dalam kamar, hangus terbakar.
Peristiwa nahas ini merenggut nyawa Amalia (33) yang tengah mengandung, bersama putra kecilnya, Kimora Azzalea Rachmadi (4).
Baca juga: Kasus Satpol PP Vs Oknum Polisi Gorontalo, Apa Kabar Progresnya?
Selain itu, tiga anggota keluarga lainnya yang turut menjadi korban adalah Aminah (65), Saidah (55), dan Muhamad Aditya (14).
Mereka adalah penghuni tetap kediaman bernomor 25/27 di RT 006/RW 002 tersebut.
Dugaan awal menunjukkan bahwa para korban tidak sempat menyelamatkan diri karena api membesar dengan sangat cepat saat mereka terlelap.
Kesaksian Warga dan Upaya Pemadaman
Nugroho, Ketua RW setempat, mengungkapkan kesedihannya yang mendalam atas musibah ini.
Ia menggambarkan kejadian tersebut sebagai tragedi terburuk yang pernah menimpa warganya.
"Saya tidak pernah menyangka, ini musibah paling buruk," ujarnya dengan suara bergetar.
Nugroho menuturkan, saat ia keluar rumah karena mendengar teriakan "kobongan!", api sudah melahap atap bangunan.
Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum bantuan tiba.
Delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.
Butuh waktu sekitar dua jam bagi petugas untuk sepenuhnya mengendalikan api.
| Terbongkar! Peran 16 Mahasiswa FH UI dalam Grup Chat Mesum Viral |
|
|---|
| Geger! Mahasiswa Untirta Diduga Rekam Dosen di Toilet, Aksi Berulang Sejak Ramadan |
|
|---|
| Viral Grup Chat 16 Mahasiswa FH UI: Dugaan Pelecehan Verbal ke Dosen dan Mahasiswa Terungkap |
|
|---|
| Jaksa Agung Bertindak, Danke Rajagukguk Dicopot dari Kajari Karo Imbas Kasus Amsal Sitepu |
|
|---|
| Buntut Kasus FH UI: 16 Mahasiswa Disidang Terbuka, Berujung Ricuh, Tuntutan DO Menggema |
|
|---|