Berita Viral
Viral Grup Chat 16 Mahasiswa FH UI: Dugaan Pelecehan Verbal ke Dosen dan Mahasiswa Terungkap
Kronologi 16 mahasiswa FH UI diduga terlibat pelecehan verbal di grup chat viral. Dosen hingga mahasiswa jadi korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/16-mahasiswa-yang-identitasnya-dikaitkan-dengan-grup-percakapan-bermuatan-pelecehan.jpg)
Ringkasan Berita:
- 16 mahasiswa FH UI angkatan 2023 diduga lakukan pelecehan verbal di grup chat LINE dan WhatsApp yang viral di media sosial.
- Korban disebut berasal dari mahasiswa hingga dosen, bahkan ada dosen yang terkejut namanya ikut dibicarakan dalam percakapan.
- UI dan FH UI melakukan investigasi melalui Satgas PPKS, sementara sejumlah pelaku sudah dicabut dari organisasi kemahasiswaan.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Nama baik Fakultas Hukum Universitas Indonesia tengah menjadi sorotan setelah muncul dugaan kasus pelecehan seksual verbal yang melibatkan sejumlah mahasiswa.
Sebanyak 16 mahasiswa dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia disebut terlibat dalam tindakan tersebut.
Kasus ini mencuat ke publik setelah tangkapan layar percakapan mereka di grup LINE dan WhatsApp tersebar luas di media sosial.
Baca juga: Musim Nike Tiba, Pedagang Mulai Ramaikan Tepi Jalan Leato Utara Gorontalo
Seluruh mahasiswa yang diduga terlibat berasal dari angkatan 2023. Hal ini disampaikan oleh Anandaku Dimas Rumi Chattaristo selaku Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH UI.
Sebagai tindak lanjut, para mahasiswa tersebut telah dicabut statusnya dari berbagai organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus.
Korban dari dugaan pelecehan verbal ini didominasi oleh sesama mahasiswa, namun terdapat pula korban dari kalangan dosen yang justru mengejutkan publik.
Seorang dosen bahkan diketahui turut hadir dalam forum yang digelar pada Senin (13/4/2026) dan mengaku terkejut setelah menyadari namanya ikut dibicarakan dalam percakapan grup tersebut.
Ia kemudian menyampaikan keterkejutannya dengan mengatakan:
"Pas saya lihat chatnya, saya kaget ada nama saya," kata dia.
Baca juga: Bangga! Sang Ayah Menangis Lihat Dewi Safitry Labuang Pakai Toga Universitas Negeri Gorontalo
Kronologi Dugaan Pelecehan Verbal
Kasus ini ramai diperbincangkan setelah percakapan tidak pantas di grup chat yang melibatkan 16 mahasiswa FH UI viral di media sosial.
Dalam percakapan tersebut, para pelaku diduga melontarkan komentar bernuansa seksual terhadap beberapa pihak, termasuk mahasiswa, dosen, hingga anggota keluarga mereka sendiri.
Grup tersebut memperlihatkan adanya pembahasan yang merendahkan perempuan serta penggunaan bahasa yang tidak pantas dalam konteks akademik.
Saat isu ini mencuat, salah satu mahasiswa bernama Keona Ezra Pangestu sempat memberikan bantahan. Namun, ia justru diduga termasuk pihak yang ikut melakukan pelecehan verbal terhadap sejumlah dosen FH UI yang jumlahnya disebut mencapai tujuh orang.
Baca juga: Buntut Kasus FH UI: 16 Mahasiswa Disidang Terbuka, Berujung Ricuh, Tuntutan DO Menggema
Dalam forum klarifikasi di lingkungan fakultas, seorang dosen yang menjadi korban turut hadir dan mengaku tidak menyangka dirinya ikut disebut dalam percakapan tersebut.