Kamis, 11 Juni 2026

Bansos 2026

Cara Cek Status Desil 1-4 untuk Pencairan Bansos PKH dan BPNT 2026

Masyarakat yang menjadi sasaran Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahun 2026

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Cara Cek Status Desil 1-4 untuk Pencairan Bansos PKH dan BPNT 2026
Freepik
BANSOS 2026 -- Ilustrasi pria memegang uang pecahan Rp100 ribu. Simak cara cek penerima Bansos PKH dan BPNT 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah menetapkan kriteria penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 berdasarkan kelompok ekonomi Desil 1 hingga Desil 4
  • Penyaluran bantuan per Maret 2026 diklaim telah mencapai 90 persen dengan fokus pada akselerasi distribusi
  • Kendala administrasi perbankan seperti proses Burekol menjadi hambatan utama bagi penerima manfaat baru
  • Masyarakat diimbau melakukan verifikasi mandiri melalui portal resmi Kemensos menggunakan NIK KTP

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Masyarakat yang menjadi sasaran Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahun 2026 diingatkan untuk memastikan nama mereka berada dalam kelompok ekonomi Desil 1 hingga Desil 4.

Posisi dalam kategori desil tersebut menjadi kriteria mutlak agar dana bantuan dapat dicairkan melalui mekanisme Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sejauh ini, realisasi penyaluran kedua program bansos reguler tersebut diklaim berjalan optimal, dengan persentase capaian menyentuh 90 persen per Maret 2026.

Mengenai sisa alokasi alokasi dana yang belum masuk ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kendala utama umumnya terletak pada persoalan administrasi perbankan, terutama proses Buka Rekening Kolektif (Burekol) bagi para penerima manfaat baru.

Guna menghindari potensi hambatan saat proses pencairan, masyarakat sangat dianjurkan untuk memeriksa status kepesertaan mereka secara aktif dan mandiri.

Langkah verifikasi ini dapat diakses secara daring dengan memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP melalui portal resmi cekbansos.kemensos.go.id.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerangkan bahwa langkah akselerasi pendistribusian ini difokuskan pada PKH serta program bantuan Sembako (BPNT).

Tokoh yang populer dengan sapaan Gus Ipul ini menambahkan bahwa sebagian besar bantuan telah tersalurkan secara tepat sasaran ke seluruh wilayah Indonesia sesuai target nasional.

Meski penyaluran sudah hampir rampung, Gus Ipul mengakui masih ada sebagian keluarga penerima manfaat (KPM) yang harus bersabar. Hal ini disebabkan oleh proses administrasi perbankan yang masih berjalan bagi data-data baru hasil pembaruan sistem.

"Sisanya masih dalam proses karena ada penerima-penerima baru hasil pemutakhiran DTSEN yang perlu buka rekening kolektif atau burekol," ungkap Gus Ipul dalam pemaparannya di Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, masyarakat diminta aktif memastikan statusnya dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Sistem data tunggal ini merupakan gabungan dari DTKS, Regsosek, dan P3KE yang telah dipadankan secara akurat oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Perlu dipahami bahwa pemerintah menggunakan peringkat kesejahteraan "Desil" untuk menentukan siapa yang paling layak dibantu. Hanya penduduk yang berada di kelompok Desil 1 (paling rendah) hingga Desil 4 yang secara otomatis menjadi sasaran utama penerima PKH dan BPNT.

Jika nama Anda terdaftar namun status desilnya tidak sesuai, hal ini berisiko menghambat pencairan bantuan di periode mendatang.

Pengecekan secara berkala sangat disarankan agar jika terjadi perubahan data, Anda bisa segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

CEK BANSOS -- Ilustrasi Aplikasi Cek Bansos. Simak cara cek Bantuan Sosial (Bansos) 2026. (Sumber: Freepik)
CEK BANSOS -- Ilustrasi Aplikasi Cek Bansos. Simak cara cek Bantuan Sosial (Bansos) 2026. (Sumber: Freepik)
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved