Siswa Gorontalo Adu Jotos
Viral Lagi! Dua Siswa Gorontalo Adu Jotos Layaknya Petarung MMA
Kembali terjadi dua anak sekolah Gorontalo baku pukul hingga salah satu babak belur. Meski tidak ada darah yang mengucur, namun dari ekspresi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERKELAHIAN-Dua-Siswa-Gorontalo-adu-jotos-di-tengah-kebun-warga.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kembali terjadi dua anak sekolah Gorontalo baku pukul hingga salah satu babak beluar.
Meski tidak ada darah yang mengucur, namun dari ekspresi seorang siswa, ia tampak kesakitan.
Video 1,29 menit itu diterima TribunGorontalo.com siang tadi, Senin 21 Juli 2025 melalui unggahan FB Green Black.
Video dibuka dengan adegan blur transisi kedua anak sekolah berpakaian seragam sekolah.
Baca juga: Mobil Seorang Anggota DPRD Gorontalo Dilempari Bom Molotov di Waktu Salat Subuh
Dari video tersebut, seragam pramuka masih tampak mereka gunakan. Sementara celananya, ditanggalkan.
Praktis, keduanya hanya menggunakan kolor berwarna-warni saat berkelahi.
Hal yang membuat netizen, penonton video itu, bahwa perekam rupanya memprovokasi perkelahian.
Selama 1,5 menit mereka berkelahi, saling pukul, saling tendang, hingga saling adu jotos.
Hingga akhirnya keduanya jatuh tersungkur. Keduanya seperti petarung Mixed martial arts (MMA) versi amatir.
Keduanya bergelut di tanah yang dipenuhi daun pisang kering, hingga salah satu tersudut.
Ia berhasil dikancing hingga tak bisa bangun dan melawan. Sepanjang nyaris satu menit video tersebut, seorang siswa dipukuli dari arah atas.
Lawannya mengangkanginya, menguncinya di tanah hingga tak bisa bangun.
Sepanjang itu, ia dipukuli di bagian kepala hingga dada. Makian pun dilayangkan.
Baca juga: Kronologi Kebakaran Rumah di Tenggela Gorontalo, Api Menyala saat Ali Ganti Gorden
"Biar dorang bakalae. Tingga ada masalah sandiri dorang (biarkan mereka berkelahi. Ini masalah antar mereka berdua)," kata perekam.
"Trus-trus," kata sang perekam dengan maksud meminta keduanya terus bergulat dan berkelahi.
Hingga akhir video, keduanya pun berdamai dan perkelahian disudahi. Namun, tampak seorang siswa merasa kesakitan.
Netizen pun geram karena perkelahian itu direkam. Terlepas dari masalah keduanya, membiarkan dua siswa berkelahi membuat netizen geram.
"Kalau kena kepala, pukulan bertubi-tubi di kepala, itu bisa fatal," tulis seorang netizen.
Hingga berita ini dimuat, redaksi TribunGorontalo.com tengah menelusuri lokasi kejadian.
Namun dari informasi yang dikumpulkan, dua siswa ini adalah murid sekolah islam level SMP di Kabupaten Gorontalo.
Meski begitu, informasi ini masih akan ditelusuri waktu kejadian hingga apakah sudah diketahui oleh para guru.
Tribun juga tengah mengonfirmasi apakah kepolisian ikut memonitor kejadian ini.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.