Minggu, 15 Maret 2026

Anggota DPRD Ditahan

Mustafa Yasin Anggota DPRD Gorontalo Bantah Ditahan Otoritas Arab Saudi, Ungkap Alasan Belum Pulang

Mustafa Yasin, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo menjawab tudingan dirinya ditahan otoritas Arab Saudi.

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Mustafa Yasin Anggota DPRD Gorontalo Bantah Ditahan Otoritas Arab Saudi, Ungkap Alasan Belum Pulang
Kolase TribunGorontalo.com/Tangkapan layar Instagram
BANTAH TUDINGAN -- Mustafa Yasin, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo menjawab isu yang beredar soal dirinya ditahan otoritas Arab Saudi. (Tangkapan layar Instagram) 

Hamzah lantas mengaitkan isu hangat ini dengan dugaan pelanggaran hukum Mustafa  berkaitan bisnis travel umrah.

"Ada motif persaingan bisnis travel," ujarnya.

Hamzah tidak menampik Mustafa terkena sanksi hukum di Arab Saudi. Akan tetapi, Mustafa tidak ditahan atau dipenjara oleh otoritas Arab Saudi.

Adapun sanksi terhadap Mustafa seperti halnya wajib lapor di Indonesia.

"Jadi dia itu seperti tahanan kota, wajib lapor bukan dipenjara," jelas Hamzah.

Oleh sebab itu, Mustafa kini tidak diperkenankan pulang ke Indonesia. 

Baca juga: Viral Oknum Anggota DPRD Gorontalo Ditahan Otoritas Arab Saudi, Tak Bisa Pulang ke Indonesia

Mustafa Yasin dilaporkan warga

Sebelumnya, nama anggota DPRD dapil Pohuwato-Boalemo ini sempat mencuat pada Maret 2025 lalu.

MY diketahui merupakan pemilik usaha travel umrah di Gorontalo. Ia digugat oleh puluhan warga.

Masyarakat Gorontalo yang merasa dirugikan oleh MY tersebut pernah mendatangi kantor DPRD Provinsi Gorontalo.

Kala itu, Ketua DPRD Thomas Mopili dan Ketua Badan Kehormatan DPRD, Fikram Salilama menerima aduan masyarakat.

Mereka menyampaikan keluhan terkait keberangkatan yang tak kunjung terealisasi, serta dana belum dikembalikan oleh sang pemilik travel. 

Di sisi lain, MY justru membantah semua tudingan yang dilayangkan warga kepadanya.

"Informasi yang saat ini beredar tidak sesuai faktanya," ungkap MY kepada TribunGorontalo.com, Selasa (18/3/2025).

Politikus PKS itu menjelaskan bahwa para jemaah akan bertolak dari Jeddah (Arab Saudi ke Jakarta) tapi mereka ketinggalan pesawat. 

Akibatnya, biaya akomodasi pesawat hangus karena kelalaian para jemaah. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved