Minggu, 8 Maret 2026

Berita Kabupaten Gorontalo

Gara-gara Musim Hujan, Perumda Tirta Limutu Hentikan Produksi Air Hingga 4 Jam Sehari

Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Gorontalo dalam beberapa waktu terakhir berdampak langsung pada proses produksi air bersih oleh Pe

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gara-gara Musim Hujan, Perumda Tirta Limutu Hentikan Produksi Air Hingga 4 Jam Sehari
TribunGorontalo.com
AIR KERUH - Direktur Perumda, Tomy Hendra Said saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Jumat (11/7/2025). Tomy menjelaskan menghentikan produksi air hingga 4 jam sehari karena kondisi cuaca alam di Kabupaten Gorontalo. Foto (Arianto Panambang). 

‎TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Gorontalo dalam beberapa waktu terakhir berdampak langsung pada proses produksi air bersih oleh Perumda Air Minum Tirta Limutu.

‎Direktur Perumda, Tomy Hendra Said, mengungkapkan bahwa pihaknya terpaksa menghentikan sementara produksi air setiap hari, dengan durasi maksimal hingga empat jam.

"Ketika hujan deras, air baku yang kami terima dari hulu menjadi sangat keruh dan tidak bisa langsung diolah. Maka, produksi kami hentikan sementara sampai tingkat kekeruhan air menurun," ujar Tomy saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Jum'at (11/7/2025).

‎Tomy menjelaskan, kondisi ini tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan hampir di seluruh wilayah pelayanan, mulai dari Telaga hingga Boliyohuto, yang dilayani oleh delapan instalasi pengolahan air milik Perumda Tirta Limutu.

Meski demikian, distribusi air kepada pelanggan tetap dijaga agar tetap berjalan selama 24 jam.

‎“Kami punya sistem dan kesiapsiagaan petugas yang terus bekerja, dari pemeliharaan instalasi, pengecekan pompa, hingga pengiriman air galon ke rumah-rumah terdampak gangguan distribusi,” tambahnya.

‎Selain masalah kekeruhan air, hujan juga membawa material dari hulu yang menyumbat pintu-pintu air. Di sisi hilir, distribusi air juga terkendala oleh kebocoran pipa di sejumlah titik.

‎Salah satunya di belakang Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, di mana hingga hari keempat perbaikan, pipa yang bermasalah belum ditemukan.

‎“Kami terus upayakan agar bisa selesai hari ini. Sudah empat hari masyarakat di sekitar situ tidak dapat pasokan air. Untuk mengantisipasi kebutuhan konsumsi, kami sudah kirim air galon sejak Kamis lalu,” ungkap Tomy.

Perumda Tirta Limutu mengakui masih ada keterbatasan, terutama dalam jumlah personel di lapangan.

‎Namun, komitmen untuk tetap menjaga pelayanan air bersih bagi masyarakat terus menjadi prioritas utama, meski di tengah tantangan musim penghujan. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved