Minggu, 29 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

Warga Pilohayanga Senang PUPR-PKP Provinsi Gorontalo Bakal Rehabilitasi Irigasi

Pemerintah Desa Pilohayanga menyambut baik rencana rehabilitasi saluran irigasi yang akan segera dikerjakan di wilayah mereka.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Warga Pilohayanga Senang PUPR-PKP Provinsi Gorontalo Bakal Rehabilitasi Irigasi
FOTO: Sri Yolanda Tangahu
KADES BICARA -- Kepala Desa Pilohayanga, Taufik Husa saat diwawancarai di kantor desa. Ia menilai program yang dibawa PUPR-PKP Provinsi Gorontalo sangat membantu pihaknya. 

Reporter: Sri Yolanda Tangahu

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pemerintah Desa Pilohayanga menyambut baik rencana rehabilitasi saluran irigasi yang akan segera dikerjakan di wilayah mereka.

Program ini digagas oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo melalui Bidang Sumber Daya Air.

Kepala Desa Pilohayanga, Taufik Husa, menilai proyek ini sangat penting untuk mendukung produktivitas pertanian di desanya dan sekitarnya.

“Alhamdulillah, kami dipercayakan oleh Dinas PUPR Provinsi untuk pelaksanaan rehabilitasi saluran di Desa Pilohayanga dan sekitarnya. Dalam sosialisasi tadi, sudah disampaikan metode kerja, jadwal pelaksanaan, sampai keputusan bersama agar pekerjaan ini tidak mengganggu ketahanan pangan masyarakat,” ujar Taufik, Selasa (2/7/2025).

Ia menegaskan bahwa proyek ini merupakan jawaban atas kebutuhan para petani.

Pemerintah desa, kata dia, juga akan melakukan edukasi dan penertiban terhadap bangunan liar yang berdiri di atas saluran irigasi.

“Ada peraturan yang dilanggar, makanya perlu ada penertiban. Tapi sebelum itu, kami akan terus berikan edukasi agar fungsi pengairan kembali optimal dan keluhan petani bisa diminimalkan,” jelasnya.

Selain itu, Taufik menyoroti pentingnya menjaga saluran dari tumpukan sampah yang selama ini menjadi kendala utama aliran air.

Untuk itu, pengawasan ketat di perbatasan desa akan diperkuat.

Hal senada disampaikan Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Bulohuta, Telaga Jaya, yang akrab disapa Teki.

Ia mengaku bersyukur, sebab kondisi irigasi selama ini sudah memprihatinkan.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan adanya rehabilitasi ini. Banyak saluran sekunder yang sudah rusak dan tidak bisa lagi difungsikan dengan baik. Selama ini air cukup, tapi distribusinya tidak optimal karena saluran tertutup sedimen dan bangunan liar,” ungkap Teki.

Namun, Teki berharap program ini tidak berhenti hanya pada segmen awal sepanjang 400 meter.

Menurutnya, saluran irigasi yang mengairi sekitar 1.035 hektare lahan pertanian di Telaga Jaya dan sekitarnya masih memerlukan perhatian lanjutan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved