Rabu, 11 Maret 2026

Karawo Gorontalo

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi Dorong Karawo Tak Hanya Dipamerkan, Mesti Masuk Kurikulum

Upaya pelestarian budaya Karawo, sulaman khas Gorontalo, mendapat semangat baru.

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Bupati Gorontalo  Sofyan Puhi Dorong Karawo Tak Hanya Dipamerkan, Mesti Masuk Kurikulum
FOTO: Arianto Panambang, TribunGorontalo.com
KARAWO GORONTALO -- Karawo bukan sekadar kain, tapi identitas. Dari Tabongo Barat, Bupati Gorontalo menyerukan agar sulaman khas ini masuk sekolah, ruang publik, hingga dunia digital. 

Bupati juga mendorong agar desa-desa seperti Tabongo Barat ditetapkan sebagai Desa Budaya, tidak hanya untuk melestarikan, tetapi juga untuk mengembangkan budaya sebagai potensi ekonomi.

"Bukan hanya untuk melestarikan, tetapi juga menjadikan budaya sebagai sumber kesejahteraan," katanya.

Ia berharap kegiatan Hirameya to Lumbung Karawo tidak hanya menjadi acara tahunan, tetapi sebuah gerakan budaya kolektif yang hidup dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Ketika budaya dijaga, maka jati diri daerah tetap utuh. Ketika budaya diberdayakan, maka ekonomi masyarakat akan tumbuh. Dan ketika budaya dihormati, maka bangsa akan dihargai di mata dunia,” pungkasnya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved