Berita Gorontalo
Jutaan Peserta BPJS Tanggungan Pemerintah Dinonaktifkan Kemensos, Berapa di Gorontalo?
Di tengah ramainya pemberitaan tentang penonaktifan 7,3 juta peserta BPJS Kesehatan dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) secara nasional, Pemerin
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kartu-Indonesia-Sehat-BPJS-Kesehatan-ffff.jpg)
Kepesertaan BPJS di Gorontalo Tembus 97 Persen
Dari sisi cakupan, Gorontalo menunjukkan angka kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang cukup tinggi.
Berdasarkan data per 1 Desember 2024, jumlah penduduk Gorontalo tercatat 1.250.960 jiwa, dan sebanyak 1.218.810 jiwa di antaranya telah menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan — atau setara 97,43 persen.
“Kalau nasional katanya 98 persen, kita sedang menuju ke sana,” ujar Sukril.
Dukungan terhadap layanan BPJS di Gorontalo juga ditunjang oleh fasilitas kesehatan yang cukup memadai.
Tercatat, 156 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 22 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) di seluruh provinsi telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Meski Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo dan Dinas Sosial Provinsi belum memberikan pernyataan resmi terkait dampak kebijakan pusat, Pemerintah Provinsi tetap optimistis pelayanan kesehatan di daerah akan terus berjalan tanpa hambatan berarti.(*)