Tipikor Perjadin Kota Gorontalo
Bukannya Panik, Adhan Dambea Malah Senang Kejati Geledah Kantor Wali Kota Gorontalo
Langkah hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo yang menggeledah ruang Bagian Umum Kantor Wali Kota Gorontalo, Selasa (24/6/2025), justru disambut p
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PENGGELEDAHAN-KEJATI-Penyidik-Kejati-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Langkah hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo yang menggeledah ruang Bagian Umum Kantor Wali Kota Gorontalo, Selasa (24/6/2025), justru disambut positif oleh Wali Kota Adhan Dambea.
Alih-alih panik, Adhan mengaku senang dan bersyukur atas kehadiran penyidik Kejati.
Ia menilai penggeledahan tersebut merupakan bentuk pengawasan terhadap jalannya pemerintahan yang ia pimpin.
“Kalau saya tahu mereka datang pagi, saya undang camat-camat dan lurah untuk diberi nasehat dari beliau (Aspidsus),” kata Adhan dengan nada santai.
Baca juga: Terungkap! Narkoba dari Sulteng Paling Banyak Masuk Gorontalo, Transaksi Pakai Dompet Digital
Lebih jauh, ia bahkan menyatakan keyakinannya bahwa dirinya bisa meninggalkan Kota Gorontalo dalam kondisi bersih dari persoalan hukum.
“Saya yakin meninggalkan Kota Gorontalo dalam keadaan bersih,” tandasnya.
Pernyataan Adhan pun diapresiasi langsung oleh Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Gorontalo, Nur Surya.
“Kami apresiasi apa yang disampaikan Wali Kota, demi Kota Gorontalo ke depannya lebih bersih,” ucap Nur Surya di sela penggeledahan.
Sebelumnya, petugas Kejati membawa berkarung-karung dokumen yang diduga berkaitan dengan kasus dugaan korupsi perjalanan dinas (perjadin) periode sebelumnya.
Penggeledahan dilakukan mendadak dan melibatkan personel dari bidang Pidana Khusus Kejati Gorontalo, termasuk pengamanan oleh aparat kepolisian dan Polisi Militer.
Pantauan TribunGorontalo.com, ribuan bundel dokumen tampak diletakkan di luar ruangan.
Di antara tumpukan dokumen itu, sekitar delapan personel Kejati tampak sibuk memilah satu per satu, memastikan agar tidak terjadi kesalahan pengangkutan.
Beberapa dokumen dilihat lebih dekat oleh penyidik sebelum dimasukkan ke dalam karung, sementara yang lain mendokumentasikan proses pemilahan tersebut.
Baca juga: Kejati Angkut Berkarung-Karung Berkas dari Kantor Wali Kota Gorontalo, Diduga BB Tipikor Perjadis
Dokumen-dokumen itu terlihat memiliki sampul berwarna-warni lengkap dengan logo Pemerintah Kota Gorontalo.
Sejak pagi tadi memang suasana Kantor Wali Kota Gorontalo sudah terasa tegang.