Tipikor Perjadis Kota Gorontalo

Kejati Angkut Berkarung-Karung Berkas dari Kantor Wali Kota Gorontalo, Diduga BB Tipikor Perjadis

Berkarung-karung dokumen dari ruang bagian umum Kantor Wali Kota Gorontalo diangkut oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati), Selasa (24/6/2025).

Editor: Wawan Akuba
FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com
PENGGELEDAHAN -- Sejumlah personel Kejati Gorontalo memilah dokumen yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi perjalanan dinas (perjadis). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Berkarung-karung dokumen dari ruang bagian umum Kantor Wali Kota Gorontalo diangkut oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati), Selasa (24/6/2025).

Tampak seperti pantauan TribunGorontalo.com, ada sekitar ribuan bundelan dokumen yang diletakan di luar ruangan. 

Di antara ribuan dokumen itu, ada sekitar 8 personel kejati yang melakukan pemilahan.

Beberapa melihat isi dari dokumen agar tak salah angkut.

Selain memilah, ada pula personel yang mendokumentasikan proses pemiliahan ribuan dokumen tersebut. 

Beberapa dokumen dengan sampul berbagai warga dan logo Pemerintah Kota Gorontalo itu dimasukan ke dalam karung dengan berbagai  

Perlu diketahui bahwa sejak pagi tadi, suasana tegang menyelimuti Kantor Wali Kota Gorontalo saat tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo menggeledah ruang Bagian Umum.

Meski belum ada penjelasan resmi dari Kejati maupun pihak Pemkot Gorontalo, namun diduga penggeledahan berkaitan dengan dugaan kasus tindak pidana korupsi perjalanan dinas (perjadis). 

Penggeledahan yang dipimpin langsung Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Nur Surya dan Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Dadang Djafar.

Hal yang semakin bikin deg-degan, penggeledahan itu berlangsung tanpa pemberitahuan sebelumnya, dan membuat para pegawai hingga Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, sempat terkejut.

Menariknya, Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea justru menyambut baik langkah tegas Kejati.

Ia bahkan menyebut bahwa kehadiran penyidik adalah bentuk pengawasan positif terhadap jalannya pemerintahan.

"Kalau saya tahu mereka datang pagi, saya undang semua camat dan lurah supaya sekalian diberi nasehat oleh beliau (Aspidsus)," kata Adhan.
Ia juga mengaku tidak merasa risau dengan pemeriksaan tersebut.

"Saya yakin meninggalkan Kota Gorontalo dalam keadaan bersih," tandasnya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved